Electricity Lightning

Jumat, 19 September 2025

 Hari/Tanggal : Jumat, 19 September 2025

Muatan Pembelajaran :  

Seni (Warna)

Metode Penbelajaran : demonstrasi, tanya jawab, penugasan

Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.

Tujuan Pembelajaran: murid dapat membedakan warna primer, sekunder, dan tersier dengan baik

Yuk kita simak video berikut:

Setelah menyimak video yuk kita tulis materi hari ini di buku tulis.

๐ŸŽจ 

Warna Primer, Sekunder, dan Tersier


1. Apa itu Warna?

  • Warna adalah bagian penting dalam karya seni rupa.
  • Warna membuat gambar terlihat indah, menarik, dan hidup.

2. Warna Primer

๐Ÿ‘‰ Warna primer adalah warna dasar.

  • Tidak bisa dibuat dari pencampuran warna lain.
  • Warna primer ada tiga:
    1. Merah ❤️
    2. Biru ๐Ÿ’™
    3. Kuning ๐Ÿ’›

Contoh: cat air merah, biru, dan kuning.


3. Warna Sekunder

๐Ÿ‘‰ Warna sekunder adalah warna hasil campuran dua warna primer.

  • Merah + Kuning = Oranye ๐Ÿงก
  • Kuning + Biru = Hijau ๐Ÿ’š
  • Merah + Biru = Ungu ๐Ÿ’œ

4. Warna Tersier

๐Ÿ‘‰ Warna tersier adalah warna hasil campuran antara satu warna primer dan satu warna sekunder yang berdekatan.

Contoh:

  • Merah + Oranye = Merah-oranye
  • Kuning + Hijau = Kuning-hijau
  • Biru + Ungu = Biru-ungu

๐Ÿ‘‰ Warna tersier biasanya terlihat lebih lembut (mendekati pastel).


    Kesimpulan

    • Warna primer = merah, biru, kuning.
    • Warna sekunder = campuran dua warna primer.
    • Warna tersier = campuran warna primer + sekunder.
    • Dengan mengenal warna, kita bisa membuat gambar lebih indah.

    LATIHAN

    Yuk ambil peralatan mewarnaimu dan ikuti langkah berikut:


    Demikian pembelajaran hari ini, tetap semangat dan semoga mendapat ilmu bermanfaat. 

    Wassalaamualikum warohmatullohi wabarokatuh 



    Kamis, 18 September 2025

     Hari/Tanggal               : Kamis, 18 September 2025

    Satuan Pendidikan        : SD Al Azhar 1

    Kelas/Fase                  : 3/B

    Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia dan MTK 

    Materi                       : Perkalian/ Ide pokok paragraf

    Metode Penbelajaran    : tanya jawab, penugasan

    Media Pembelajaran     : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh.

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah, apa kabarnya hari ini? Mr harap kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat ya. Hari ini kita kan kembali melanjutkan pembelajaran di kelas 3. Namun sebelum itu silahkan persiapkan diri kalian dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu.

    BAHASA INDONESIA


    ๐Ÿ“˜ Materi Pengayaan

    Menemukan Ide Pokok Paragraf


    1. Mengingat Kembali

    • Ide pokok adalah gagasan utama dari sebuah paragraf.
    • Kalimat pendukung berfungsi untuk menjelaskan atau memperkuat ide pokok.

    2. Letak Ide Pokok

    Ide pokok bisa berada di:

    1. Awal paragraf → biasanya dinyatakan jelas, lalu dijelaskan dengan kalimat berikutnya.
      Contoh:
      Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Penjual menjual berbagai barang, dan pembeli membeli kebutuhan.
      ๐Ÿ‘‰ Ide pokok ada di awal: Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli.

    2. Akhir paragraf → biasanya kalimat penjelas dulu, baru simpulan.
      Contoh:
      Ayah menanam cabai, tomat, dan bawang di kebun. Setiap pagi beliau menyiramnya. Kebun kami sangat bermanfaat bagi keluarga.
      ๐Ÿ‘‰ Ide pokok ada di akhir: Kebun kami sangat bermanfaat bagi keluarga.

    3. Tersirat → tidak tertulis langsung, tetapi dapat dipahami dari kalimat penjelas.
      Contoh:
      Setiap pagi Sinta bangun lebih awal. Ia menyapu halaman, memberi makan ayam, lalu menyiapkan buku untuk sekolah.
      ๐Ÿ‘‰ Ide pokoknya tersirat: Sinta adalah anak yang rajin.


    3. Strategi Menemukan Ide Pokok

    1. Cari kalimat yang paling penting.
    2. Hubungkan kalimat-kalimat lain: apakah hanya menjelaskan kalimat utama?
    3. Jika semua kalimat menjelaskan sifat/aktivitas tokoh, maka simpulkan ide pokoknya.

    4. Contoh Latihan

    Menemukan Ide Pokok Paragraf


    ๐Ÿ“– Latihan 1

    Sekolah adalah tempat kita belajar setiap hari. Di sekolah kita bisa belajar membaca, menulis, dan berhitung. Selain itu, kita juga belajar bekerja sama dengan teman-teman.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Sekolah adalah tempat kita belajar setiap hari.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: belajar membaca, menulis, berhitung, dan bekerja sama dengan teman.


    ๐Ÿ“– Latihan 2

    Ayam adalah hewan yang banyak diternakkan. Ayam menghasilkan telur yang bisa dimakan manusia. Daging ayam juga dapat diolah menjadi berbagai makanan.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Ayam adalah hewan yang banyak diternakkan.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: ayam menghasilkan telur, daging ayam bisa diolah jadi makanan.


    ๐Ÿ“– Latihan 3

    Budi adalah anak yang rajin. Setiap pagi ia membantu orang tuanya menyapu halaman. Ia juga sering menolong teman yang kesulitan di sekolah.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Budi adalah anak yang rajin.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: menyapu halaman, menolong teman di sekolah.


    ๐Ÿ“– Latihan 4

    Pantai adalah tempat yang indah untuk berlibur. Banyak orang datang untuk bermain pasir dan air laut. Beberapa orang juga senang menikmati pemandangan matahari terbenam.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Pantai adalah tempat yang indah untuk berlibur.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: bermain pasir, bermain air laut, melihat matahari terbenam.


    ๐Ÿ“– Latihan 5

    Lingkungan yang bersih membuat hidup kita sehat. Jika sampah menumpuk, nyamuk akan mudah berkembang biak. Karena itu, kita harus membuang sampah pada tempatnya.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Lingkungan yang bersih membuat hidup kita sehat.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: sampah menumpuk → nyamuk berkembang biak, harus membuang sampah pada tempatnya.


    ๐Ÿ“– Latihan 6

    Kucing adalah hewan peliharaan yang disukai banyak orang. Kucing memiliki bulu yang lembut. Hewan ini juga suka tidur lama dan bermain dengan bola kecil.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Kucing adalah hewan peliharaan yang disukai banyak orang.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: bulu lembut, suka tidur lama, suka bermain bola kecil.


    ๐Ÿ“– Latihan 7

    Petani bekerja di sawah untuk menghasilkan padi. Mereka menanam, merawat, dan memanen padi dengan sabar. Berkat kerja petani, kita dapat makan nasi setiap hari.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Petani bekerja di sawah untuk menghasilkan padi.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: menanam, merawat, memanen, hasilnya nasi untuk dimakan.


    ๐Ÿ“– Latihan 8

    Pasar selalu ramai pada pagi hari. Penjual membawa sayur, buah, dan kebutuhan rumah tangga. Pembeli datang untuk membeli barang yang mereka perlukan.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Pasar selalu ramai pada pagi hari.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: penjual membawa barang dagangan, pembeli membeli kebutuhan.


    5. Kesimpulan

    • Ide pokok bisa di awal, akhir, atau tersirat.
    • Kalimat lain hanya menjelaskan ide pokok.
    • Menemukan ide pokok membantu kita memahami isi bacaan dengan cepat.

    MATEMATIKA

    ๐Ÿ“˜ Contoh Soal Cerita – Perkalian Puluhan × Satuan (dengan Menyimpan)

    1. Seorang petani memetik 26 jeruk dari satu pohon. Jika ia memiliki 3 pohon jeruk, berapa jeruk seluruhnya?
      ๐Ÿ‘‰ (26 × 3 = …)

    1. Sebuah toko menjual 34 pensil setiap hari. Jika dalam 4 hari, berapa pensil yang terjual?
      ๐Ÿ‘‰ (34 × 4 = …)

    1. Setiap rak buku berisi 28 buku. Jika ada 5 rak, berapa jumlah buku semuanya?
      ๐Ÿ‘‰ (28 × 5 = …)

    1. Seorang pedagang menjual 47 roti setiap pagi. Jika ia berjualan selama 3 hari, berapa roti yang dijual?
      ๐Ÿ‘‰ (47 × 3 = …)

    1. Dalam satu kotak ada 36 kue. Jika ada 6 kotak, berapa jumlah kue seluruhnya?
      ๐Ÿ‘‰ (36 × 6 = …)

    Demikian pembelajaran hari ini, terima kasih telah mengikuti pembelajaran dengan baik dan semangat. Kita lanjutkan kembali esok hari ya 

    Wassallaamualikum Wr Wb



    Rabu, 17 September 2025

    Hari/Tanggal : Rabu, 17 September 2025

    Muatan Pembelajaran :  

    1. PANCASILA (Tempat tinggalku di NKRI)

    2. Matematika (Perkalian Bilangan Cacah)

    Metode Penbelajaran : saintifik dan discovery learning, tanya jawab, penugasan

    Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.

    Matematika 

    Pendidikan Pancasila 
    Perhatikan video berikut!



    Sekolah adalah tempat untuk belajar dan mendapatkan ilmu pengetahuan. Di sekolah kamu akan dibimbing dan diajarkan menjadi manusia yang bermanfaat bagi diri sendiri,  keluarga, 
    lingkungan sekitar, dan negara. Kamu akan menemukan minat dan bakat alamiah yang ada dalam dirimu dengan bantuan guru.

    Sekolah adalah tempat yang paling menyenangkan. Di  sekolah kamu akan menemukan banyak hal. Kamu akan belajar bersama teman, bermain, dan saling bekerja sama. Di sekolah ada  aturan yang harus kamu patuhi, seperti memakai seragam, hadir tepat waktu, dan lain sebagainya.

    Sebagai peserta didik yang baik, kamu harus mematuhi aturan di  sekolah. Aturan itu dibuat agar kegiatan di sekolah berjalan dengan baik dan tertib. Alangkah indahnya jika kita melihat sekolah yang bersih, tertib, dan nyaman. Ayo, kita patuhi aturan di sekolah. Aturan apa sajakah yang ada di sekolahmu?

    Aturan terdiri dari dua jenis, ada aturan tertulis dan tidak tertulis. Contoh aturan tertulis di sekolah adalah tata tertib sekolah dan  aturan kelas. Aturan tersebut dapat dilihat dan dibaca oleh seluruh peserta didik. Dengan demikian, seluruh peserta didik akan mengetahui  aturan-aturan yang harus dilaksanakannya.

    Aturan tidak tertulis merupakan aturan yang berasal dari kesadaran masyarakat dan diyakini secara turun-temurun. Contohnya belajar dengan baik dan tidak bermalas-malasan, menghargai perbedaan suku, agama, ras dan golongan, serta  membantu teman yang kesulitan.



















    Matematika (Pembagian)


    Pembagian adalah operasi matematika yang merupakan kebalikan dari perkalian dan digunakan untuk menghitung hasil suatu bilangan terhadap pembagi. Simbol yang digunakan adalah titik dua (:) atau tanda garis dan titik (÷).

    Contoh: Jika ada 15 apel dan ingin dibagi ke dalam 3 piring secara merata, maka setiap pijring akan mendapatkan 5 apel. 

    Perhatikan gambar di bawah ini! 


























    Senin, 15 September 2025

    Materi Ajar Kelas 3 MTK dan IPAS

     Hari/Tanggal : Selasa, 17 September 2025

    Muatan Pembelajaran :  

    1. IPAS (Ekosistem)

    2. Matematika (Perkalian Bilangan Cacah)

    Metode Penbelajaran : saintifik dan discovery learning, tanya jawab, penugasan

    Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.


    ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS)

    Capaian Pembelajaran IPAS:
    Murid memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi; sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari hari.

    Tujuan Pembelajaran

    Murid dapat menganalisis komponen biotik dan abiotik di lingkungan sekitar

    Hari/Tanggal : Selasa, 2 September 2025

    Muatan Pembelajaran :  

    1. IPAS (siklus makhluk hidup)

    2. Matematika (Bilangan Cacah)

    Metode Penbelajaran : saintifik dan discovery learning, tanya jawab, penugasan

    Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.


    ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS)

    Capaian Pembelajaran IPAS:
    Murid memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi; sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari hari.

    Tujuan Pembelajaran

    Murid dapat mengidentifikasi tahapan metamorfosis pada makhluk hidup

    PARA PENGHUNI ALAM



    Makhluk hidup berbagi tempat tinggal dengan makhluk hidup yang lain. Mereka hidup berdampingan dalam suatu tempat yang disebut lingkungan. Selain itu, ada juga benda-benda mati yang merupakan bagian dari lingkungan. Apa saja yang menjadi anggota suatu lingkungan?

    Lingkungan tempat tinggal makhluk hidup disebut habitatPada suatu habitat hidup berbagai macam populasi makhluk hidup. Sekelompok makhluk hidup yang berbeda jenisnya dan hidup berdampingan kita sebut sebagai komunitas. 

    Komunitas ini akan berinteraksi dengan benda tidak hidup pada lingkungannya. Misalnya, ikan yang membutuhkan air untuk tinggal, manusia dan hewan membutuhkan udara untuk bernapas, serta tanaman yang membutuhkan matahari dan tanah. Inilah yang dinamakan ekosistem. Ketika kalian di sekolah, kalian berada dalam ekosistem sekolah. Ketika kalian di rumah, kalian berada dalam ekosistem perumahan.







    MATEMATIKA

    A. Perkalian Satuan × Satuan

    1. 3 × 4 = …
    1. 6 × 7 = …
    1. 9 × 5 = …
    1. 8 × 3 = …
    1. 7 × 7 = …

    B. Perkalian Puluhan × Satuan
    1. 20 × 3 = …
    1. 30 × 4 = …
    1. 40 × 2 = …
    1. 50 × 5 = …
    1. 60 × 3 = …

    C. Soal Cerita
    1. Siti membeli 4 kantong apel. Setiap kantong berisi 10 apel. Berapa jumlah apel yang dimiliki Siti?
    1. Ayah membeli 3 dus minuman. Setiap dus berisi 20 botol. Berapa jumlah botol seluruhnya?
    1. Seorang petani menanam 30 pohon mangga setiap tahun. Jika dilakukan selama 2 tahun, berapa pohon yang ditanam?
    1. Di sebuah kelas ada 6 meja. Setiap meja memiliki 4 kursi. Berapa jumlah kursi di kelas tersebut?
    1. Ibu membuat 5 rak kue. Setiap rak berisi 8 kue. Berapa kue yang dibuat Ibu?


    Demikian pembelajaran hari ini, terima kasih telah mengikuti pembelajaran dengan baik dan semangat. Kita lanjutkan kembali esok hari ya 

    Wassallaamualikum Wr Wb

    Minggu, 14 September 2025

    Materi Ajar Kelas 3 IPAS dan Bahasa Indonesia

    Hari/Tanggal : Senin, 15 September 2025

    Muatan Pembelajaran :  

    1. IPAS (Siklus Makhluk Hidup)

    2. Bahasa Indonesia (Ide Pokok Paragraf)

    Metode Penbelajaran : saintifik dan discovery learning, tanya jawab, penugasan

    Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.

    ๐Ÿ“˜ Rangkuman Materi Sumatif

    1. Bahasa Indonesia – Ide Pokok Paragraf

    • Ide pokok adalah gagasan utama yang menjadi inti dari sebuah paragraf.
    • Letaknya bisa di:
      • Awal paragraf → jika kalimat pertama sudah menjelaskan pokok bahasan.
      • Akhir paragraf → jika kalimat terakhir menyimpulkan isi paragraf.
      • Campuran → ide pokok ada di awal dan ditegaskan kembali di akhir paragraf.
    • Cara menemukan ide pokok:
      1. Baca seluruh paragraf dengan teliti.
      2. Temukan kalimat utama (yang paling umum/inti).
      3. Kalimat lain yang menjelaskan disebut kalimat penjelas.

    2. IPAS

    a. Klasifikasi Hewan Vertebrata dan Invertebrata

    • Vertebrata: hewan yang punya tulang belakang. Dibagi jadi:

      1. Ikan (hidup di air, bernapas dengan insang)
      2. Amfibi (hidup di 2 alam, contoh: katak)
      3. Reptil (bersisik, berdarah dingin, contoh: ular, kadal)
      4. Burung/Aves (bersayap, bertelur, bernapas paru-paru)
      5. Mamalia (menyusui, berdarah panas, contoh: kucing, sapi)
    • Invertebrata: hewan yang tidak punya tulang belakang, misalnya serangga, cacing, ubur-ubur, cumi-cumi.


    b. Siklus Hidup Makhluk Hidup

    • Manusia: Bayi → Anak-anak → Remaja → Dewasa → Lansia.
    • Hewan: berbeda tiap jenis (misalnya ayam: telur → anak ayam → ayam muda → ayam dewasa).
    • Tumbuhan: Biji → Tumbuh tunas → Tanaman muda → Tanaman dewasa → Berbunga → Berbuah → Biji baru.

    c. Metamorfosis

    • Metamorfosis sempurna: perubahan bentuk tubuh sangat berbeda sejak lahir sampai dewasa.

      • Contoh:
        • Kupu-kupu: telur → ulat → kepompong → kupu-kupu dewasa
        • Nyamuk: telur → jentik → pupa → nyamuk
        • Lalat: telur → belatung → pupa → lalat dewasa
      • Katak: telur → berudu → katak muda → katak dewasa
    • Metamorfosis tidak sempurna: bentuk tubuh hampir sama sejak kecil sampai dewasa, hanya ukurannya membesar.

      • Contoh: belalang, capung, kecoa.
      • Tahapan: telur → nimfa → imago (dewasa).

    Demikian pembelajaran hari ini, terima kasih telah mengikuti pembelajaran dengan baik dan semangat. Kita lanjutkan kembali esok hari ya 

    Wassallaamualikum Wr Wb



    Kamis, 11 September 2025

    Materi Ajar Kelas 3 Seni Rupa

    Hari/Tanggal : Jumat, 12 September 2025

    Muatan Pembelajaran :  

    Seni (Warna)

    Metode Penbelajaran : demonstrasi, tanya jawab, penugasan

    Alat Peraga/Media Pembelajaran : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh 

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah hari ini kita kan kembali belajar bersama pada kelas 3. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini silahkan persipakan dirimu dengan sholat dhuha terlebih dahulu dan murojaah.

    Tujuan Pembelajaran: murid dapat membedakan warna primer, sekunder, dan tersier dengan baik

    Yuk kita simak video berikut:

    Setelah menyimak video yuk kita tulis materi hari ini di buku tulis.

    ๐ŸŽจ 

    Warna Primer, Sekunder, dan Tersier


    1. Apa itu Warna?

    • Warna adalah bagian penting dalam karya seni rupa.
    • Warna membuat gambar terlihat indah, menarik, dan hidup.

    2. Warna Primer

    ๐Ÿ‘‰ Warna primer adalah warna dasar.

    • Tidak bisa dibuat dari pencampuran warna lain.
    • Warna primer ada tiga:
      1. Merah ❤️
      2. Biru ๐Ÿ’™
      3. Kuning ๐Ÿ’›

    Contoh: cat air merah, biru, dan kuning.


    3. Warna Sekunder

    ๐Ÿ‘‰ Warna sekunder adalah warna hasil campuran dua warna primer.

    • Merah + Kuning = Oranye ๐Ÿงก
    • Kuning + Biru = Hijau ๐Ÿ’š
    • Merah + Biru = Ungu ๐Ÿ’œ

    4. Warna Tersier

    ๐Ÿ‘‰ Warna tersier adalah warna hasil campuran antara satu warna primer dan satu warna sekunder yang berdekatan.

    Contoh:

    • Merah + Oranye = Merah-oranye
    • Kuning + Hijau = Kuning-hijau
    • Biru + Ungu = Biru-ungu

    ๐Ÿ‘‰ Warna tersier biasanya terlihat lebih lembut (mendekati pastel).


    Kesimpulan

    • Warna primer = merah, biru, kuning.
    • Warna sekunder = campuran dua warna primer.
    • Warna tersier = campuran warna primer + sekunder.
    • Dengan mengenal warna, kita bisa membuat gambar lebih indah.

    LATIHAN

    Yuk ambil peralatan mewarnaimu dan ikuti langkah berikut:

    Demikian pembelajaran hari ini, tetap semangat dan semoga mendapat ilmu bermanfaat. 

    Wassalaamualikum warohmatullohi wabarokatuh 




    Rabu, 10 September 2025

    Materi Ajar Kelas 3 MTK dan Bahasa Indonesia

     Hari/Tanggal               : Kamis, 11 September 2025

    Satuan Pendidikan        : SD Al Azhar 1

    Kelas/Fase                  : 3/B

    Mata Pelajaran            : Bahasa Indonesia dan MTK 

    Materi                       : Perkalian/ Ide pokok paragraf

    Metode Penbelajaran    : tanya jawab, penugasan

    Media Pembelajaran     : video/PPT/Gambar


    Assalaamualiakum Warohmatullohi Wabarokatuh.

    Selamat pagi anak sholih dan sholihah, apa kabarnya hari ini? Mr harap kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat ya. Hari ini kita kan kembali melanjutkan pembelajaran di kelas 3. Namun sebelum itu silahkan persiapkan diri kalian dengan melaksanakan sholat dhuha dan murojaah terlebih dahulu.


    BAHASA INDONESIA

    Memahami Ide Pokok Paragraf Teks Aural


    1. Apa itu Ide Pokok?

    • Ide pokok paragraf = gagasan utama yang menjadi inti pembahasan.
    • Kalimat pendukung = kalimat yang memberikan penjelasan, contoh, atau rincian untuk memperkuat ide pokok.

    ๐Ÿ‘‰ Dengan menemukan ide pokok, kita bisa lebih cepat memahami isi bacaan.


    2. Cara Menemukan Ide Pokok

    1. Baca seluruh paragraf dengan cermat.
    2. Cari kalimat yang paling penting/utama.
    3. Abaikan rincian kecil, contoh, atau penjelasan tambahan.
    4. Coba tuliskan kembali inti paragraf dengan kalimatmu sendiri.

    3. Contoh & Latihan Praktik

    Paragraf 1

    Sekolah adalah tempat belajar bagi semua siswa. Di sekolah kita belajar membaca, menulis, dan berhitung. Selain itu, kita juga belajar bermain bersama teman. Guru mengajarkan banyak ilmu agar kita menjadi anak pintar.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Sekolah adalah tempat belajar bagi semua siswa.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: belajar membaca, menulis, berhitung, bermain bersama, guru mengajar ilmu.


    Paragraf 2

    Budi rajin membantu orang tuanya. Setiap pagi ia menyapu halaman rumah. Sore hari, ia sering membantu ibu menyiram bunga. Karena rajin, Budi disayang oleh orang tuanya.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Budi rajin membantu orang tuanya.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: menyapu halaman, menyiram bunga, disayang orang tua.


    Paragraf 3

    Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Penjual menjual berbagai barang seperti sayur, buah, dan pakaian. Pembeli datang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Suasana pasar selalu ramai setiap pagi.

    ๐Ÿ‘‰ Ide Pokok: Pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli.
    ๐Ÿ‘‰ Kalimat Pendukung: penjual menjual barang, pembeli membeli kebutuhan, suasana pasar ramai.


    Kesimpulan

    • Ide pokok = inti paragraf.
    • Kalimat pendukung = penjelasan.
    • Dengan menemukan ide pokok, kita lebih mudah memahami bacaan.
    Latihan Soal:

    ๐Ÿ“– Bacaan 1 – Tentang Sekolah

    Sekolah tempat kita belajar setiap hari. Di sekolah kita diajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Guru juga mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan. Selain itu, kita dapat bermain dan belajar bersama teman-teman.

    Pertanyaan:

    1. Apa ide pokok paragraf di atas?
    2. Tuliskan dua kalimat penjelas dari paragraf tersebut!

    ๐Ÿ“– Bacaan 2 – Tentang Keluarga

    Keluarga adalah orang terdekat yang selalu menyayangi kita. Ayah dan ibu bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Kakak dan adik bisa menjadi teman bermain di rumah. Di dalam keluarga kita diajarkan untuk saling menolong dan menghargai.

    Pertanyaan:

    1. Apa ide pokok paragraf di atas?
    2. Tuliskan dua kalimat penjelas dari paragraf tersebut!

    ๐Ÿ“– Bacaan 3 – Tentang Hewan

    Kucing adalah hewan peliharaan yang lucu. Banyak orang suka memelihara kucing karena bulunya lembut. Kucing juga senang bermain bola kecil atau tali. Selain itu, kucing sering tidur berjam-jam di tempat yang nyaman.

    Pertanyaan:

    1. Apa ide pokok paragraf di atas?
    2. Tuliskan dua kalimat penjelas dari paragraf tersebut!

    ๐Ÿ“– Bacaan 4 – Tentang Lingkungan

    Lingkungan yang bersih membuat hidup kita sehat. Jika lingkungan kotor, banyak penyakit mudah datang. Karena itu, kita harus membuang sampah pada tempatnya. Kita juga perlu membersihkan rumah dan halaman setiap hari.

    Pertanyaan:

    1. Apa ide pokok paragraf di atas?
    2. Tuliskan dua kalimat penjelas dari paragraf tersebut!


    MATEMATIKA
    Perkalian Puluhan dengan Satuan (2–4)
    1. Konsep Dasar
    Perkalian puluhan dengan satuan bisa dipahami sebagai penjumlahan berulang juga.
    Contoh:
    • 20 × 2 = 20 + 20 = 40
    • 30 × 3 = 30 + 30 + 30 = 90
    • 40 × 4 = 40 + 40 + 40 + 40 = 160
    ๐Ÿ‘‰ Jadi, anak belajar bahwa puluhan tinggal dijumlahkan berulang sesuai banyaknya bilangan satuan.
    2. Cara Menghitung dengan Lebih Cepat
    • 20 × 3 → (2 × 3) lalu tambahkan nol → 60
    • 40 × 4 → (4 × 4) lalu tambahkan nol → 160
    • 30 × 2 → (3 × 2) lalu tambahkan nol → 60
    ๐Ÿ“Œ Intinya: jika ada bilangan puluhan × satuan, maka hitung dulu angka depannya, lalu tambahkan nol.
    3. Contoh Soal Latihan
    • 20 × 2 = …
    • 30 × 3 = …
    • 40 × 4 = …
    • 20 × 4 = …
    • 30 × 2 = …

    4. Soal Cerita
    1. Setiap kardus berisi 20 botol minuman. Jika ada 3 kardus, berapa jumlah botol seluruhnya?
    2. Seorang petani memanen 30 jeruk dari satu pohon. Jika ada 2 pohon, berapa jumlah jeruknya?
    3. Toko buku menjual 40 buku setiap hari. Jika dalam 4 hari, berapa buku yang terjual?
    4. Ibu membeli 20 telur per rak. Jika ibu membeli 4 rak, berapa jumlah telur yang dibeli?

    5. Kesimpulan
    • Perkalian puluhan dengan satuan (2–4) bisa dipahami dengan penjumlahan berulang.
    • Cara cepat: kalikan angka depannya, lalu tambahkan nol.
    • Digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung barang dalam kardus, buah di pohon, atau hasil panen.
    Demikian pembelajaran hari ini, tetap semangat dan semoga mendapat ilmu bermanfaat. 

    Wassalaamualikum warohmatullohi wabarokatuh