Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya.Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta.Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan.Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
🍕 ➗ 🔢
Matematika — Kelas 3
Materi Belajar Mandiri Hari Ini
Pecahan Sederhana dalam Benda Konkret
🗂️ Identitas Mata Pelajaran
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memperdalam pemahaman tentang bilangan cacah serta memahami konsep pecahan sederhana, termasuk mengidentifikasi dan menuliskan simbol pecahan untuk suatu benda yang dibagi menjadi beberapa bagian yang sama, serta menentukan posisinya secara sederhana.
Rujukan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka (pembaruan atas Keputusan No. 032/H/KR/2024 dan No. 008/H/KR/2022 yang telah dicabut) — Matematika Fase B, elemen Bilangan, yang masih menjadi acuan CP pada tahun ajaran 2026/2027.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu mengidentifikasi bentuk pecahan sederhana dalam bentuk benda konkret.
Rincian pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar:
🧘 Mengulas kembali pembagian bilangan cacah di bawah 50 melalui soal review (Mindful)
🎥 Menonton video pembelajaran tentang pecahan sederhana (Joyful)
🍕 Mengenal pengertian pecahan dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari (Meaningful)
✂️ Berlatih membagi benda konkret menjadi beberapa bagian sama besar (Meaningful)
🎨 Mewarnai bagian pecahan pada gambar bersama teman (Joyful)
🌟 Merefleksikan pembelajaran hari ini melalui mood picker (Mindful)
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Siswa dapat mengingat kembali pembagian bilangan cacah di bawah 50 yang telah dipelajari sebelumnya. 2. Siswa dapat menjelaskan pengertian pecahan melalui video pembelajaran. 3. Siswa dapat menyebutkan contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari. 4. Siswa dapat menyatakan pecahan dan menyebutkan bagian-bagiannya (pembilang dan penyebut). 5. Siswa dapat mengidentifikasi bentuk pecahan sederhana pada benda konkret. 6. Siswa dapat merefleksikan pemahamannya tentang bentuk pecahan sederhana.
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
Model: Concrete-Pictorial-Abstract (CPA) dipadukan dengan Discovery Learning, karena pecahan diperkenalkan mulai dari benda nyata (konkret), gambar, hingga simbol (abstrak). Metode: demonstrasi, tanya jawab, diskusi, praktik langsung membagi benda, dan penugasan.
🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!
Sebelum belajar pecahan, coba kerjakan dulu 5 soal tentang pembagian bilangan cacah di bawah 50 yang sudah kita pelajari kemarin.
1. 12 : 4 = ...
2. 20 : 5 = ...
3. 45 : 9 = ...
4. Ibu memiliki 24 permen yang akan dibagikan sama rata kepada 6 anak. Setiap anak mendapat...
5. Hasil dari 36 : 6 adalah...
🔑 Kunci Jawaban (Review Materi Sebelumnya)
1. A — 3 2. B — 4 3. C — 5 4. D — 4 permen 5. A — 6
🎬 Inti Pembelajaran: Yuk, Kenali Pecahan!
📺 Video Pembelajaran
🔗 Tautan: https://www.youtube.com/watch?v=0hPRfqPFtt8 🔎 Disarankan Bapak/Ibu Guru meninjau video terlebih dahulu sebelum ditampilkan ke siswa.
💭 Apa itu Pecahan?
Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari suatu benda atau kumpulan benda yang dibagi menjadi beberapa bagian yang sama besar.
🍕 Contoh Pecahan dalam Kehidupan Sehari-hari
🍕 Pizza dipotong menjadi 4 bagian sama besar untuk dibagikan ke 4 orang. Setiap orang mendapat 1 dari 4 bagian pizza.
🍫 Cokelat batangan dibagi 2 sama besar antara kamu dan adikmu. Setiap orang mendapat 1 dari 2 bagian cokelat.
🍰 Kue ulang tahun dipotong menjadi 8 bagian untuk dibagikan kepada teman-teman di kelas.
📄 Kertas origami dilipat menjadi 2 bagian sama besar untuk membuat bentuk kupu-kupu.
✍️ Cara Menyatakan Pecahan
Pecahan ditulis dalam bentuk pembilang / penyebut, misalnya 1/4 (dibaca "satu perempat").
1 ← Pembilang (bagian yang diambil)
4 ← Penyebut (jumlah seluruh bagian sama besar)
Contoh: Pizza dibagi 4 bagian, diambil 1 bagian → ditulis 1/4. Angka 1 adalah pembilang, angka 4 adalah penyebut.
📝 Penutup: Asesmen Formatif
Sekarang, tunjukkan pemahamanmu tentang pecahan sederhana melalui soal-soal berikut!
A. Pilihan Ganda
Mudah
1. Bilangan yang menunjukkan bagian dari suatu benda yang dibagi sama besar disebut...
Mudah
2. Pada pecahan 1/2, angka 2 disebut...
Sedang
3. Sebuah pizza dibagi menjadi 4 bagian sama besar. Jika diambil 1 bagian, pecahan yang menyatakan bagian tersebut adalah...
Sedang
4. Pada pecahan 3/5, angka 3 disebut...
Sukar
5. Sebuah cokelat batangan dibagi menjadi 2 bagian sama besar untuk Rani dan adiknya. Pecahan yang tepat untuk menyatakan bagian Rani adalah...
B. Isian Singkat
Mudah
6. Sebutkan bagian-bagian dari sebuah pecahan!
Sedang
7. Sebuah kue dibagi menjadi 8 bagian sama besar. Tuliskan pecahan yang menyatakan 1 bagian dari kue tersebut!
Sukar
8. Sebutkan satu contoh pecahan yang kamu temui dalam kehidupan sehari-hari!
C. Esai
Sedang
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pecahan, lengkap dengan contohnya!
Sukar
10. Sebuah roti dibagi menjadi 6 bagian sama besar untuk dibagikan kepada 6 anak. Tuliskan pecahan yang menyatakan bagian yang diterima setiap anak, lalu jelaskan mana pembilang dan mana penyebutnya!
🔑 Kunci Jawaban (Asesmen Formatif)
Pilihan Ganda:
1. A — Pecahan 2. B — Penyebut 3. C — 1/4 4. D — Pembilang 5. A — 1/2
Isian (contoh jawaban):
6. Pembilang dan penyebut 7. 1/8 8. Jawaban bervariasi, misalnya: sepotong semangka, setengah botol air, atau seperempat jeruk.
Esai (contoh jawaban/rubrik):
9. Pecahan adalah bilangan yang menunjukkan bagian dari suatu benda yang dibagi sama besar, contohnya 1/2 dari sebuah cokelat yang dibagi dua. 10. Pecahannya adalah 1/6. Pembilangnya adalah 1 (bagian yang diterima setiap anak), penyebutnya adalah 6 (jumlah seluruh bagian roti). (Penilaian esai disesuaikan dengan kelengkapan dan ketepatan penjelasan siswa.)
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang pecahan, yaitu bilangan yang menunjukkan bagian dari suatu benda yang dibagi menjadi beberapa bagian sama besar. Pecahan ditulis dalam bentuk pembilang/penyebut, misalnya 1/4. Kita menemukan banyak contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pizza, cokelat, kue, dan kertas origami yang dibagi menjadi beberapa bagian. 🍕🔢
🧑🏫 Kesimpulan Pengajaran (Refleksi Guru)
⚠️ Kendala Pembelajaran
• Sebagian kecil siswa
🔧 Tindak Lanjut
• Menggunakan
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.
Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟
📜 Sejarah Masyarakat dan Perubahan Sosial Budaya
IPAS • Kelas 3 • Mengenal Tradisi dan Perkembangan Zaman
📘Identitas Mata Pelajaran
Capaian Pembelajaran (CP 2026)
Pada akhir Fase B, peserta didik mampu mengenal sejarah, tradisi, dan perkembangan sosial budaya masyarakat di lingkungan tempat tinggal, termasuk perubahan teknologi transportasi dan komunikasi dari masa ke masa, serta menumbuhkan sikap menghargai warisan budaya bangsa Indonesia sesuai Kurikulum Merdeka.
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu menganalisis sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal.
Joyful Menonton video pembelajaran tentang sejarah masyarakat dan tradisi Indonesia.
Mindful Mengamati tabel panggilan keluarga dan tradisi berbagai suku dengan cermat.
Meaningful Berdiskusi tentang panggilan anggota keluarga dan tradisi di rumah masing-masing siswa.
Joyful Bermain tebak panggilan keluarga dan tradisi antarsuku di Indonesia.
Mindful Mengerjakan latihan analisis nilai tradisi dan perubahan sosial budaya secara mandiri.
Meaningful Menghubungkan perubahan transportasi dan komunikasi dengan pengalaman keluarga siswa.
Alur Tujuan Pembelajaran
1
Siswa mengulang kembali pemahaman tentang perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi melalui soal review.
2
Siswa menonton video dan menyimak penjelasan tentang sejarah masyarakat Indonesia.
3
Siswa mempelajari panggilan anggota keluarga dari berbagai suku di Indonesia.
4
Siswa mempelajari berbagai tradisi di Indonesia beserta asal daerahnya.
5
Siswa mempelajari nilai-nilai tradisi serta perubahan sosial budaya transportasi dan komunikasi dari dulu ke sekarang.
6
Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman tentang sejarah masyarakat di lingkungan tempat tinggal.
Model & Metode Pembelajaran
Model: Discovery Learning — siswa menemukan sendiri keragaman tradisi dan perubahan sosial budaya melalui pengamatan tabel dan diskusi. Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan penugasan.
🔄Pembukaan: Review Materi Sebelumnya
Ayo ingat kembali materi tentang perkembangan teknologi transportasi dan komunikasi!
1. Alat komunikasi yang digunakan orang zaman dahulu untuk mengirim pesan jarak jauh adalah ....
A. telepon genggam
B. video call
C. surat
D. internet
2. Kendaraan tradisional yang ditarik oleh kuda disebut ....
A. delman
B. mobil
C. pesawat
D. kereta api
3. Alat komunikasi modern yang bisa digunakan untuk menelepon sekaligus mengirim pesan teks adalah ....
A. kentongan
B. surat
C. telepon genggam
D. asap
4. Alat tradisional yang dipukul untuk memberi tanda bahaya di kampung disebut ....
A. telepon
B. kentongan
C. radio
D. bel sekolah
5. Kendaraan yang digunakan untuk perjalanan udara jarak jauh saat ini adalah ....
A. delman
B. kapal layar
C. sepeda
D. pesawat terbang
🔑 Lihat Kunci Jawaban
1. C 2. A 3. C 4. B 5. D
🎬Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan
▶️ SIMAK APA ITU TRADISI DI VIDEO BERIKUT:
1️⃣ Panggilan Anggota Keluarga di Indonesia
Setiap suku di Indonesia memiliki panggilan khas untuk ayah dan ibu. Berikut beberapa contohnya:
Suku
Panggilan Ayah
Panggilan Ibu
Jawa
Bapak
Ibu/Mamak
Lampung
Apak
Emak
Padang (Minang)
Apak
Amak
Bali
Bapa / Aji
Meme
Papua
Bapa
Mama
2️⃣ Tradisi-Tradisi di Indonesia
Indonesia memiliki beragam tradisi dari berbagai daerah yang diwariskan turun-temurun. Berikut beberapa contohnya:
Gotong Royong — kerja sama saling membantu tanpa pamrih. Contoh: Sakai Sambayan, Bakar Batu.
Hormat kepada Orang Tua — sikap sopan dan berbakti. Contoh: Sungkeman.
Kebersamaan — mempererat persaudaraan melalui kegiatan bersama. Contoh: Bajamba, Ngejot.
Kesucian Diri — membersihkan diri lahir dan batin sebelum acara penting. Contoh: Mappacci.
Religius dan Rasa Syukur — ungkapan syukur kepada Tuhan. Contoh: Baayun Maulid.
4️⃣ Perubahan Sosial Budaya: Transportasi dan Komunikasi
Seiring berjalannya waktu, cara masyarakat bepergian dan berkomunikasi mengalami banyak perubahan. MATERI LENGKAP: PERUBAHAN TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI
🚲 Transportasi Dulu
Delman
Sepeda
Kapal layar
Gerobak sapi
🚗 Transportasi Sekarang
Sepeda motor
Mobil
Kereta cepat
Pesawat terbang
✉️ Komunikasi Dulu
Surat
Kentongan
Merpati pos
Telegram
📱 Komunikasi Sekarang
Telepon genggam
Video call
Internet
Media sosial
✅Penutup: Asesmen Formatif
A. Pilihan Ganda
1. Panggilan untuk ibu dalam suku Lampung adalah ....Mudah
A. Emak
B. Amak
C. Meme
D. Mama
2. Tradisi Ngejot berasal dari daerah ....Mudah
A. Papua
B. Bali
C. Jawa
D. Sumatera Barat
3. Tradisi Bakar Batu mengandung nilai ....Sedang
A. kesucian diri
B. hormat orang tua
C. gotong royong
D. religius
4. Alat komunikasi zaman dahulu yang digunakan untuk mengirim pesan tertulis jarak jauh adalah ....Sedang
A. telepon genggam
B. video call
C. surat
D. media sosial
5. Mengapa masyarakat zaman dahulu lebih sering menggunakan delman atau sepeda dibandingkan mobil?Sukar
A. karena mobil dilarang pemerintah
B. karena delman lebih cepat dari mobil
C. karena masyarakat tidak suka mobil
D. karena teknologi kendaraan bermotor belum berkembang
B. Isian Singkat
6. Panggilan untuk ayah dalam suku Papua adalah ______. Mudah
7. Tradisi Mappacci berasal dari daerah ______. Sedang
8. Sebutkan satu contoh perubahan alat komunikasi dari dulu ke sekarang! Sukar
C. Esai
9. Jelaskan nilai yang terkandung dalam tradisi Sungkeman dan Bajamba! Sedang
10. Ceritakan dengan kata-katamu sendiri satu contoh perubahan transportasi dari dulu ke sekarang beserta manfaatnya! Sukar
🔑 Lihat Kunci Jawaban
Pilihan Ganda: 1. A 2. B 3. C 4. C 5. D
Isian Singkat: 6. Bapa 7. Sulawesi Selatan 8. Kebijakan guru — contoh: dulu menggunakan surat, sekarang menggunakan telepon genggam untuk berkirim pesan.
Esai: 9. Tradisi Sungkeman mengandung nilai hormat kepada orang tua, sedangkan tradisi Bajamba mengandung nilai kebersamaan karena dilakukan dengan makan bersama dalam satu wadah. 10. Kebijakan guru — contoh: "Dulu orang bepergian naik delman yang ditarik kuda, sekarang bisa naik mobil atau motor. Manfaatnya, perjalanan menjadi lebih cepat dan nyaman."
🌟Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang keragaman panggilan keluarga dan tradisi di berbagai suku Indonesia, seperti Bajamba, Sakai Sambayan, Sungkeman, Ngejot, Bakar Batu, Baayun Maulid, dan Mappacci, beserta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Kita juga belajar tentang perubahan transportasi dan komunikasi dari masa ke masa yang semakin canggih. Dengan memahami sejarah dan tradisi ini, siswa diharapkan semakin bangga dan menghargai kekayaan budaya bangsa Indonesia.
🧑🏫Refleksi Pembelajaran Guru
Kendala Pembelajaran
Sebagian siswa ...
Tindak Lanjut
Menggunakan ...
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya dengan materi yang lebih seru dan menarik!