Electricity Lightning

Kamis, 22 Oktober 2026

MATERI AJAR BAHASA INDONESIA, KAMIS 22 OKTOBER 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

MATA PELAJARAN

BAHASA INDONESIA 

HARI / TANGGAL

KAMIS, 22 OKTOBER 2026

FASE/ KELAS

FASE B/ III

Materi

TEKS NARATIF: Menulis Kalimat aktif dan pasif

#

Pertemuan Ke

23

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟 


Kalimat Aktif dan Pasif dalam Cerita Rakyat

Bahasa Indonesia • Kelas 3 SD • Fase B • Kurikulum Merdeka

🦈🐊Sura menyerang BayaBaya diserang SuraSiapa yang melakukan? Siapa yang dikenai?

📋 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) 2026

Fase B – Elemen Menulis: Pada akhir Fase B, peserta didik dapat menulis teks narasi (cerita) sederhana dengan struktur yang runtut, menggunakan kalimat yang efektif dan kosakata yang tepat, serta memahami pesan atau amanat dalam teks yang dibaca dan dipirsa.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu menulis kalimat aktif dan pasif dalam sebuah teks cerita naratif bertema cerita rakyat.

Pelaksanaan tujuan dalam kegiatan belajar:

NoKegiatan BelajarKategori
1Berdoa, menarik napas dalam, lalu mengerjakan 5 soal review amanat dengan tenangMindful
2Menonton video cerita rakyat SangkuriangJoyful
3Membaca legenda Surabaya, lalu menandai kalimat aktif (kuning) dan pasif (biru)Meaningful
4Bermain “Tebak Aktif atau Pasif”, lalu menulis kalimat aktif dan pasif sendiri dalam asesmen secara jujurJoyful Meaningful Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mengingat kembali amanat pada teks naratif dengan fokus dan tenang.
  2. Siswa memahami alur dan tokoh cerita rakyat melalui video Sangkuriang.
  3. Siswa mengidentifikasi kalimat aktif dan pasif dalam teks legenda Surabaya.
  4. Siswa menulis kalimat aktif dan pasif dalam cerita rakyat secara mandiri, dari mudah sampai sukar.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Pembelajaran Berbasis Teks (Genre-Based Approach): membangun konteks, memodelkan teks, menulis bersama, lalu menulis mandiri.
Metode: membaca nyaring, tanya jawab, diskusi, permainan, dan penugasan.

🌟 Pembukaan: Review Amanat

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Jawablah pertanyaan berikut!

1. Malin Kundang menjadi batu karena durhaka kepada ibunya. Apa amanat cerita ini?
2. Bawang Merah iri dan berbuat jahat kepada Bawang Putih, tetapi akhirnya ia menyesal. Apa amanatnya?
3. Dalam lomba lari, Kancil sombong dan meremehkan Siput, tetapi akhirnya ia kalah. Apa amanatnya?
4. Di bagian mana amanat biasanya terdapat dalam sebuah cerita?
5. Apa gunanya kita membaca amanat dalam sebuah cerita?
🔑 Kunci Jawaban Review:
1) Kita harus menghormati dan menyayangi orang tua, terutama ibu.
2) Jangan iri hati dan berbuat jahat kepada orang lain.
3) Jangan sombong dan jangan meremehkan orang lain.
4) Di bagian akhir cerita (penutup).
5) Agar kita dapat mengambil pelajaran untuk perilaku sehari-hari.

🎬 Inti: Video dan Penjelasan

▶ LEGENDA SURABAYA



1. Contoh teks: Legenda Asal Nama Surabaya

Kalimat aktif   Kalimat pasif

Dahulu kala, di laut hidup dua hewan yang kuat, yaitu Sura si ikan hiu dan Baya si buaya. Sura menguasai laut. Baya menguasai sungai dan daratan.

Suatu hari, Baya mencari makan di laut. Seekor kambing ditangkap oleh Baya. Sura marah dan menyerang Baya.

Mereka berkelahi dengan sengit. Ekor Baya digigit oleh Sura. Baya menggigit kaki Sura.

Akhirnya, keduanya berdamai dan membagi wilayah. Laut dikuasai oleh Sura. Sungai dikuasai oleh Baya. Sejak itu, tempat pertemuan mereka dinamai Surabaya.

Amanat: Perselisihan sebaiknya diselesaikan dengan berdamai, bukan dengan berkelahi.

2. Kalimat aktif dan pasif yang di-highlight

KalimatJenisAlasan
Sura menguasai laut.AktifSura (subjek) yang menguasai.
Seekor kambing ditangkap oleh Baya.PasifKambing (subjek) dikenai pekerjaan “ditangkap”.
Sura marah dan menyerang Baya.AktifSura (subjek) yang menyerang.
Ekor Baya digigit oleh Sura.PasifEkor Baya (subjek) dikenai pekerjaan “digigit”.
Baya menggigit kaki Sura.AktifBaya (subjek) yang menggigit.
Laut dikuasai oleh Sura.PasifLaut (subjek) dikenai pekerjaan “dikuasai”.

3. Cara menulis kalimat aktif dan pasif

AKTIF (pelaku di depan, awalan me-)Sura menyerang Baya.⇅PASIF (yang dikenai di depan, awalan di-)Baya diserang (oleh) Sura.
Kalimat aktif: subjek melakukan pekerjaan, kata kerjanya berawalan me- (menyerang, menggigit, menangkap).
Kalimat pasif: subjek dikenai pekerjaan, kata kerjanya berawalan di- (diserang, digigit, ditangkap).

Mengubah aktif menjadi pasif:

  1. Temukan pelaku (subjek), kata kerja, dan yang dikenai pekerjaan (objek).
  2. Pindahkan objek ke depan kalimat.
  3. Ubah awalan me- menjadi di-, lalu tambahkan oleh sebelum pelaku.
AktifPasif
Sura menyerang Baya.Baya diserang oleh Sura.
Baya menangkap kambing.Kambing ditangkap oleh Baya.
Sura memakan daging.Daging dimakan oleh Sura.

Kata kerja berubah: menyerang → diserang, menangkap → ditangkap, memakan → dimakan. Untuk mengubah pasif menjadi aktif, lakukan langkah sebaliknya.

📝 Penutup: Asesmen Formatif

Mudah Sedang Sukar

A. Pilihan Ganda

Mudah 1. Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya ....
A. dikenai pekerjaanB. melakukan pekerjaanC. tidak adaD. diam saja
Mudah 2. Kalimat aktif yang benar adalah ....
A. Kambing ditangkap Baya.B. Laut dikuasai Sura.C. Daging dimakan Sura.D. Sura menyerang Baya.
Sedang 3. Kalimat pasif dari “Baya menggigit ekor Sura” adalah ....
A. Ekor Sura digigit oleh Baya.B. Ekor Sura menggigit Baya.C. Baya digigit ekor Sura.D. Sura menggigit Baya.
Sedang 4. Kalimat pasif ditunjukkan oleh kalimat ....
A. Sura menguasai laut.B. Baya mencari makan.C. Laut dikuasai oleh Sura.D. Baya menyerang Sura.
Sukar 5. Kalimat pasif dari “Ibu memasak nasi” yang tepat adalah ....
A. Nasi dimasak oleh ibu.B. Ibu dimasak nasi.C. Nasi memasak ibu.D. Ibu dimasaknya nasi.

B. Isian

Sedang 1. Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan disebut kalimat ....
Sukar 2. Ubahlah menjadi kalimat aktif: “Daging dimakan oleh Sura.” → ....
Sukar 3. Ubahlah menjadi kalimat pasif: “Baya menangkap kambing.” → ....

C. Esai

Sukar 1. Ubahlah kalimat berikut menjadi kalimat pasif!
a. Sura menyerang Baya.
b. Warga membuat patung hiu dan buaya.
Sukar 2. Tulislah dua kalimat tentang tokoh cerita rakyat yang kamu sukai: satu kalimat aktif dan satu kalimat pasif!
🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1) B   2) D   3) A   4) C   5) A

Isian: 1) aktif   2) Sura memakan daging.   3) Kambing ditangkap (oleh) Baya.

Esai:
1) a. Baya diserang (oleh) Sura.   b. Patung hiu dan buaya dibuat (oleh) warga.
2) Jawaban bervariasi, misalnya: “Sangkuriang menendang perahu itu.” (aktif) dan “Perahu itu ditendang oleh Sangkuriang.” (pasif).

✅ Kesimpulan

Kalimat aktif subjeknya melakukan pekerjaan dan kata kerjanya berawalan me-. Kalimat pasif subjeknya dikenai pekerjaan dan kata kerjanya berawalan di-. Dalam cerita rakyat seperti legenda Surabaya, kedua jenis kalimat ini membuat cerita lebih hidup dan bervariasi. Ayo menulis cerita rakyatmu dengan kalimat aktif dan pasif! ✍️

📌 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa mengira semua kata berawalan “di” adalah kata kerja pasif, termasuk “di sungai” dan “di laut” yang merupakan kata depan.Bandingkan dengan kartu kata: “di” serangkai dengan kata kerja (ditangkap) dan “di” terpisah dengan tempat (di laut). Lanjutkan dengan permainan “Tebak Aktif atau Pasif”.



🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Rabu, 21 Oktober 2026

MATERI AJAR MATEMATIKA RABU, 21 OKTOBER 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

Hari / Tanggal

Rabu, 21 Oktober 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

MATEMATIKA 

Materi


KALIMAT MATEMATIKA: PENJUMLAHAN 

#

Pertemuan Ke

21

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.  


Kalimat Rumpang Penjumlahan dalam Soal Cerita

Matematika • Kelas 3 SD • Fase B • Kurikulum Merdeka

5+?=8Ayo cari angka yang hilang! 🍌

📋 Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP) 2026

Fase B – Elemen Aljabar: Pada akhir Fase B, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menyelesaikan kalimat matematika terbuka (kalimat rumpang) pada penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah, serta menggunakan hubungan kebalikan antaroperasi untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran

Siswa mampu menentukan nilai angka pada kalimat matematika rumpang penjumlahan.

Pelaksanaan tujuan dalam kegiatan belajar:

NoKegiatan BelajarKategori
1Berdoa, menarik napas dalam, lalu mengerjakan 5 soal review pecahan dengan tenangMindful
2Menonton video pembelajaran kalimat matematikaJoyful
3Mengubah soal cerita khas Lampung (pisang, kopi, lada) menjadi kalimat rumpang dan menyelesaikannyaMeaningful
4Bermain “tebak kotak kosong” lalu mengerjakan asesmen secara mandiri dan jujurJoyful Mindful

Alur Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mengingat kembali penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama dengan fokus dan tenang.
  2. Siswa mengenali bentuk kalimat matematika rumpang melalui video.
  3. Siswa menuliskan kalimat rumpang dari soal cerita dan menentukan angka yang hilang dengan cara kebalikan (pengurangan).
  4. Siswa menyelesaikan soal kalimat rumpang secara mandiri, mulai dari mudah sampai sukar.

Model dan Metode Pembelajaran

Model: Problem Based Learning (pembelajaran berbasis masalah).
Metode: ceramah singkat, demonstrasi, tanya jawab, permainan, dan latihan mandiri.

🌟 Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Ayo ingat lagi penjumlahan dan pengurangan pecahan penyebut sama!

1. 1/6 + 3/6 = ...
2. 2/7 + 4/7 = ...
3. 6/8 − 1/8 = ...
4. 9/10 − 4/10 = ...
5. 3/5 − 2/5 = ...
🔑 Kunci Jawaban Review: 1) 4/6   2) 6/7   3) 5/8   4) 5/10   5) 1/5
Ingat: yang dijumlah atau dikurang hanya pembilangnya. Penyebut tetap.

🎬 Inti: Video dan Penjelasan

▶ Tonton Video: Kalimat Matematika Kelas 3

Guru dapat mengganti tautan di atas dengan video pilihan Bapak/Ibu.

Kalimat rumpang dalam soal cerita

Kalimat rumpang adalah kalimat matematika yang ada angka hilangnya, ditulis dengan kotak kosong . Dalam soal cerita, angka yang hilang adalah jawaban yang kita cari.

4 Langkah Mudah:
  1. Baca ceritanya, tandai angka yang diketahui.
  2. Tulis kalimat rumpangnya. Kata “ditambah”, “membeli lagi”, “bertambah”, dan “menjadi” menunjukkan penjumlahan.
  3. Hitung dengan kebalikan: jumlah − angka yang diketahui.
  4. Cek dengan menjumlahkan kembali.
Jadi semuanya = 6035 (sudah ada)? (ditambah)35 + ? = 60 → ? = 60 − 35

Contoh soal cerita dan pembahasan

Contoh 1 (angka yang ditambahkan hilang): Ibu punya 35 pisang di Pasar Bambu Kuning. Ibu membeli lagi beberapa pisang, sekarang jadi 60. Berapa pisang yang dibeli?
Kalimat rumpang: 35 + = 60
Pembahasan: 60 − 35 = 25. Ibu membeli 25 pisang. (Cek: 35 + 25 = 60 ✔)
Contoh 2 (angka awal hilang): Adi punya beberapa kelereng. Kakak memberi 18 kelereng, sekarang Adi punya 40. Berapa kelereng Adi mula-mula?
Kalimat rumpang: + 18 = 40
Pembahasan: 40 − 18 = 22. Mula-mula Adi punya 22 kelereng. (Cek: 22 + 18 = 40 ✔)
Contoh 3 (bilangan ratusan): Pak Tono memanen 120 kg kopi di pagi hari. Sore hari ia memanen lagi, sehingga seluruhnya 275 kg. Berapa kg kopi yang dipanen sore hari?
Kalimat rumpang: 120 + = 275
Pembahasan: 275 − 120 = 155. Sore hari dipanen 155 kg. (Cek: 120 + 155 = 275 ✔)

📝 Penutup: Asesmen Formatif

Mudah Sedang Sukar

A. Pilihan Ganda

Mudah 1. Ibu punya 7 pisang. Ibu membeli lagi beberapa, sekarang jadi 12. Kalimat rumpang yang benar adalah ....
A. 12 + = 7B. 7 + = 12C. 7 − = 12D. + 12 = 7
Mudah 2. 8 + = 15
A. 23B. 6C. 8D. 7
Sedang 3. Pak Budi memanen 25 kg kopi pagi hari. Sore hari memanen lagi, jumlahnya 60 kg. Kopi yang dipanen sore hari adalah ... kg.
A. 35B. 85C. 45D. 25
Sedang 4. + 47 = 90
A. 53B. 137C. 43D. 47
Sukar 5. Di kebun ada 215 pohon kopi. Petani menanam lagi, sehingga jumlahnya 400 pohon. Pohon yang ditanam adalah ....
A. 615B. 185C. 285D. 195

B. Isian

Sedang 1. 19 + = 50
Sukar 2. + 236 = 500
Sukar 3. Toko Bu Sari punya 345 bungkus keripik pisang. Setelah ditambah, jumlahnya 700 bungkus. Tambahannya ... bungkus.

C. Esai

Sukar 1. Di kebun sekolah ada 128 tanaman cabai. Siswa menanam lagi sehingga jumlahnya 300 tanaman. Tulis kalimat rumpangnya, lalu hitung berapa tanaman yang ditanam!
Sukar 2. Seorang pedagang di Pasar Bambu Kuning punya beberapa jeruk. Setelah ditambah 175 jeruk, jumlahnya menjadi 600 jeruk. Berapa jeruk pedagang itu mula-mula? Tulis kalimat rumpang dan cara memeriksanya!
🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda: 1) B   2) D   3) A   4) C   5) B

Isian: 1) 31   2) 264   3) 355

Esai:
1) 128 + = 300 → 300 − 128 = 172. Siswa menanam 172 tanaman.
2) + 175 = 600 → 600 − 175 = 425. Mula-mula ada 425 jeruk. Cek: 425 + 175 = 600 ✔

✅ Kesimpulan

Soal cerita dapat diubah menjadi kalimat rumpang, dengan kotak kosong sebagai angka yang dicari. Pada penjumlahan, angka yang hilang dicari dengan mengurangkan jumlah dengan angka yang sudah diketahui. Jangan lupa mengecek jawaban dengan menjumlahkannya kembali. Hebat, kamu sudah jadi detektif angka! 🔍

📌 Kesimpulan Pengajaran

Kendala PembelajaranTindak Lanjut
Siswa kesulitan menentukan operasi dari cerita, sehingga menjumlahkan semua angka, terutama saat angka awal yang hilang.Ajarkan kata kunci cerita, gunakan diagram batang dan benda nyata (biji, lidi), serta biasakan langkah “cek”.
Siswa belum lancar mengurangi bilangan dengan meminjam (ratusan).Latihan pengurangan bersusun dengan bimbingan dan garis bilangan, lalu beri remedial atau pengayaan sesuai hasil asesmen.
Siswa kurang fokus saat video atau pengerjaan soal.Beri jeda napas dalam, buat kelompok kecil, dan beri apresiasi bagi yang teliti.


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh