Electricity Lightning

Minggu, 06 September 2026

MATERI AJAR IPAS SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

MATA PELAJARAN

IPAS 

HARI / TANGGAL

SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

FASE/ KELAS

FASE B/ III

Materi

TRADISI KELUARGAKU

#

Pertemuan Ke

11

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu tradisi keluargaku Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

🏠 🇮🇩 🎎
IPAS — Kelas 3
Materi Belajar Mandiri Hari Ini
Tradisi Keluarga di Indonesia
🗂️ Identitas Mata Pelajaran
🎯 Capaian Pembelajaran (CP)
Pada akhir Fase B, peserta didik mulai mampu mengaitkan berbagai pengetahuan yang diperolehnya untuk memahami bagaimana konsep IPAS bekerja di lingkungan sekitar, serta menyadari perannya dalam lingkungan keluarga dan sekolah. Pada elemen Pemahaman IPAS, peserta didik mengenal keberagaman budaya Indonesia, termasuk tradisi dan adat istiadat yang berlaku di berbagai suku, sebagai kekayaan bangsa yang perlu dihargai dan dilestarikan.
Rujukan: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka (pembaruan atas Keputusan No. 032/H/KR/2024 dan No. 008/H/KR/2022 yang telah dicabut) — IPAS Fase B, elemen Pemahaman IPAS, yang masih menjadi acuan CP pada tahun ajaran 2026/2027.
🎯 Tujuan Pembelajaran (TP)
Siswa mampu mengenal tradisi keluarga di Indonesia berdasarkan suku masing-masing.
Rincian pelaksanaan TP dalam kegiatan belajar:
🧘 Mengulas kembali silsilah keluarga dan panggilan anggota keluarga di berbagai daerah melalui soal review (Mindful)
🎥 Menonton video pembelajaran tentang tradisi keluarga di Indonesia (Joyful)
📖 Membaca cerita tentang keluarga dengan tradisi khas daerah dan menjawab pertanyaan sederhana (Meaningful)
🗺️ Mengenal contoh tradisi keluarga dari berbagai suku di Indonesia (Meaningful)
💬 Berdiskusi dan bercerita tentang tradisi yang ada di keluarga masing-masing (Joyful)
🌟 Merefleksikan pembelajaran hari ini melalui mood picker (Mindful)
🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
1. Siswa dapat mengingat kembali silsilah keluarga dan panggilan anggota keluarga di berbagai daerah.
2. Siswa dapat menjelaskan pengertian tradisi melalui video pembelajaran.
3. Siswa dapat memahami informasi dari cerita tentang keluarga yang memiliki tradisi daerah.
4. Siswa dapat menyebutkan contoh tradisi keluarga dari berbagai suku di Indonesia.
5. Siswa dapat menceritakan tradisi yang ada dalam keluarganya sendiri.
6. Siswa dapat merefleksikan pemahamannya tentang tradisi keluarga Indonesia.
🧩 Model dan Metode Pembelajaran
Model: Contextual Teaching and Learning (CTL) dipadukan dengan pendekatan bercerita (storytelling), karena materi diawali dengan cerita keluarga yang dekat dengan pengalaman siswa.
Metode: bercerita, ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, dan penugasan.
🔄 Pembukaan: Yuk, Ingat Lagi!
Sebelum belajar tradisi keluarga, coba kerjakan dulu 5 soal tentang silsilah keluarga dan panggilan anggota keluarga di beberapa daerah Indonesia.
1. Ayah dari ayahmu disebut...
2. Adik perempuan dari ibumu disebut...
3. Di daerah Jawa, sebutan untuk ayah adalah...
4. Di daerah Sunda, sebutan untuk ibu adalah...
5. Urutan silsilah keluarga yang benar dari yang paling tua adalah...
🔑 Kunci Jawaban (Review Materi Sebelumnya)
1. A — Kakek
2. C — Bibi
3. C — Bapak
4. D — Emak/Ambu
5. A — Kakek/Nenek - Anak - Cucu
🎬 Inti Pembelajaran: Yuk, Mengenal Tradisi Keluarga!
📺 Video Pembelajaran
🎥 Simak video berikut ya:

📖 Cerita: Keluarga Kaila dan Tradisinya
Keluarga Kaila tinggal di kota Yogyakarta. Ayah, Ibu, Kaila, dan adiknya selalu merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama kakek dan nenek di kampung halaman.

Setiap pagi hari raya, seluruh keluarga berkumpul di ruang tamu. Kaila dan adiknya bersalaman dengan kakek, nenek, ayah, dan ibu sambil meminta maaf. Tradisi ini disebut sungkeman. Sungkeman adalah cara untuk menghormati orang tua dan memohon maaf atas kesalahan selama setahun.

Setelah sungkeman, keluarga Kaila makan ketupat dan opor ayam bersama-sama. Kaila merasa senang karena bisa berkumpul dengan keluarga besar dan belajar untuk selalu menghormati orang yang lebih tua.
❓ Pertanyaan Sederhana
1. Di kota mana keluarga Kaila tinggal?
2. Apa nama tradisi yang dilakukan keluarga Kaila saat hari raya?
3. Apa yang dimakan keluarga Kaila setelah sungkeman?
🔑 Kunci: 1) Yogyakarta   2) Sungkeman   3) Ketupat dan opor ayam
1️⃣ Apa itu Tradisi?
Tradisi adalah kebiasaan turun-temurun yang dilakukan oleh suatu keluarga atau masyarakat sejak lama dan terus dijaga hingga sekarang.
2️⃣ Mengapa Tradisi itu Penting?
🤝 Menjaga hubungan keluarga tetap erat
🌟 Mengajarkan nilai-nilai baik, seperti hormat dan gotong royong
🇮🇩 Menjadi identitas dan kebanggaan budaya bangsa
📜 Diwariskan agar tidak hilang dimakan waktu
3️⃣ Contoh Tradisi Keluarga di Indonesia
🏝️ Sumatra — Makan Bajamba (Minangkabau)
Tradisi makan bersama dalam satu wadah besar (dulang), dilakukan saat upacara adat, hari raya, atau menyambut tamu, sebagai simbol kebersamaan.

Cuplikan video tradisi Makan Bajamba:

🏝️ Jawa — Sungkeman
Tradisi bersalaman dan memohon maaf kepada orang tua atau kakek-nenek, biasanya saat Lebaran, sebagai wujud hormat kepada yang lebih tua.

Cuplikan video tradisi Sungkeman:
🏝️ Bali — Ngejot
Tradisi keluarga berbagi makanan dengan tetangga saat hari besar keagamaan, sebagai simbol kerukunan antarwarga.

Cuplikan video tradisi Ngejot:

🏝️ Papua — Bakar Batu
Tradisi memasak bersama menggunakan batu panas, dilakukan keluarga besar atau suku untuk merayakan kelahiran, pernikahan, atau rasa syukur.

Cuplikan video tradisi Bakar Batu:

🏝️ Kalimantan — Baayun Maulid (Banjar)
Tradisi mengayun anak dalam ayunan kain sambil melantunkan syair pujian, dilakukan keluarga suku Banjar saat peringatan Maulid Nabi sebagai wujud syukur.

Cuplikan video tradisi Baayun Maulid:

🏝️ Sulawesi — Mappacci (Bugis)
Tradisi keluarga sebelum pernikahan, memberi doa restu kepada calon pengantin dengan daun pacar (inai), dilakukan oleh anggota keluarga.

Cuplikan video tradisi Mappacci:

📝 Penutup: Asesmen Formatif
Sekarang, tunjukkan pemahamanmu tentang tradisi keluarga di Indonesia melalui soal-soal berikut!
A. Pilihan Ganda
Mudah
1. Kebiasaan turun-temurun yang dilakukan oleh keluarga atau masyarakat sejak lama disebut...
Mudah
2. Tradisi Sungkeman berasal dari daerah...
Sedang
3. Tradisi Makan Bajamba berasal dari suku...
Sedang
4. Salah satu manfaat menjaga tradisi keluarga adalah...
Sukar
5. Tradisi Bakar Batu di Papua biasanya dilakukan untuk merayakan...
B. Isian Singkat
Sedang
6. Sebutkan satu tradisi keluarga yang berasal dari suku Bugis!
Sedang
7. Tradisi Ngejot berasal dari daerah ___ dan dilakukan untuk ___.
Sukar
8. Sebutkan satu tradisi yang ada di keluargamu sendiri!
C. Esai
Sukar
9. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tradisi dan mengapa tradisi itu penting untuk dijaga!
Sukar
10. Pilih salah satu tradisi keluarga dari daerah Indonesia yang sudah kamu pelajari, lalu jelaskan tradisi tersebut dan apa maknanya!
🌟 Kesimpulan
Hari ini kita belajar tentang tradisi keluarga di Indonesia. Tradisi adalah kebiasaan turun-temurun yang dijaga oleh keluarga atau masyarakat. Tradisi penting karena menjaga hubungan keluarga tetap erat dan menjadi identitas budaya bangsa. Kita mengenal enam contoh tradisi keluarga: Makan Bajamba (Sumatra), Sungkeman (Jawa), Ngejot (Bali), Bakar Batu (Papua), Baayun Maulid (Kalimantan), dan Mappacci (Sulawesi). Indonesia sangat kaya akan budaya, dan kita harus bangga menjaganya! 🇮🇩
🧑‍🏫 Kesimpulan Pengajaran (Refleksi Guru)
⚠️ Kendala Pembelajaran
• Sebagian siswa ...
🔧 Tindak Lanjut
• Meminta siswa ...


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

MATERI AJAR BAHASA INDONESIA SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

MATA PELAJARAN

BAHASA INDONESIA 

HARI / TANGGAL

SENIN, 7 SEPTEMBER 2026

FASE/ KELAS

FASE B/ III

Materi

KALIMAT ARGUMENTATIF

#

Pertemuan Ke

13

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu kosakata kalimat argumentatif Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟


🪁 Kosakata Teks Argumentatif: Permainan Tradisional

Bahasa Indonesia • Kelas 3 • Bermain Sambil Belajar Kata Baru

📘Identitas Mata Pelajaran

Capaian Pembelajaran (CP 2026)Pada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami dan memaknai kosakata baru dalam teks, termasuk kosakata bermuatan budaya lokal seperti permainan tradisional, serta mampu mengenali pola kalimat argumentatif sederhana dalam teks yang dibaca sebagai bagian dari kompetensi membaca dan memirsa dalam Kurikulum Merdeka.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu memahami makna kosakata berkaitan dengan teks argumentatif (tema permainan tradisional).
  • Joyful Menonton video pembelajaran tentang permainan tradisional.
  • Mindful Membaca teks dengan cermat untuk menemukan kalimat argumentatif dan kosakata baru.
  • Meaningful Berdiskusi tentang permainan tradisional yang pernah dimainkan siswa di rumah atau sekolah.
  • Joyful Mencari arti kata dalam kamus secara berkelompok seperti sedang berburu harta karun kata.
  • Mindful Mengerjakan latihan pemahaman kosakata secara mandiri dan teliti.
  • Meaningful Menghubungkan kosakata baru dengan pengalaman bermain permainan tradisional di lingkungan sekitar.
Alur Tujuan Pembelajaran
1
Siswa mengulang kembali pemahaman tentang kalimat argumentatif (aku rasa, sebaiknya, saya pikir ... karena) melalui soal review.
2
Siswa menonton video dan menyimak penjelasan tentang teks bertema permainan tradisional.
3
Siswa membaca teks pertama, menemukan kalimat argumentatif, dan mempelajari arti 5 kosakata khusus melalui glosarium.
4
Siswa membaca teks kedua dan mencari makna kosakata yang disorot menggunakan kamus secara mandiri/berkelompok.
5
Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman kosakata dan kalimat argumentatif.
Model & Metode PembelajaranModel: Discovery Learning — siswa menemukan sendiri makna kosakata baru melalui konteks teks dan penelusuran kamus.
Metode: Membaca terbimbing, diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan pencarian kata dalam kamus.

🔄Pembukaan: Review Materi Sebelumnya

Ayo ingat kembali kosakata argumentatif yang sudah kita pelajari: aku rasa, sebaiknya, saya pikir ... karena. Kerjakan latihan berikut ya!

1. Kata yang digunakan untuk menyampaikan pendapat dengan sopan adalah ....
A. sebaiknya
B. tolong
C. permisi
D. terima kasih
2. "Saya pikir kita harus berbagi mainan, ____ berbagi membuat teman senang." Kata penghubung yang tepat adalah ....
A. tetapi
B. atau
C. karena
D. sebelum
3. Kalimat argumentatif selalu disertai dengan ....
A. gambar
B. angka
C. lagu
D. alasan
4. Manakah kalimat yang termasuk kalimat argumentatif?
A. Congklak terbuat dari kayu.
B. Aku rasa bermain congklak itu seru karena melatih kemampuan berhitung.
C. Ada tujuh lubang di papan congklak.
D. Dito bermain congklak kemarin sore.
5. Kata "karena" pada kalimat argumentatif berfungsi untuk ....
A. menyatakan waktu
B. memberi alasan
C. menyatakan tempat
D. menutup kalimat
🔑 Lihat Kunci Jawaban

1. A    2. C    3. D    4. B    5. B

🎬Inti Pembelajaran: Video dan Penjelasan


Simak video tentang permainan tradisional berikut:

Teks 1: Bermain Congklak


Sore yang Menyenangkan
Pada suatu sore, Dito dan teman-temannya bermain congklak di teras rumah Kakek. Mereka duduk melingkar sambil memegang papan congklak yang terbuat dari kayu. Setiap lubang diisi dengan tujuh biji congklak berwarna-warni. Dito mendapatkan giliran pertama dan memindahkan biji-biji itu satu per satu ke setiap lubang. "Sebaiknya kita bermain bergantian dengan tertib karena permainan akan lebih adil dan menyenangkan," kata Dito kepada teman-temannya. Mereka pun tertawa riang di teras sambil menyusun strategi agar bisa mengumpulkan biji congklak sebanyak-banyaknya di lubang besar miliknya.
📖 Glosarium
Congklak — permainan tradisional yang menggunakan papan berlubang dan biji-bijian kecil.
Biji — benda kecil dan bulat yang digunakan sebagai alat dalam permainan congklak.
Giliran — kesempatan untuk melakukan sesuatu secara bergantian.
Teras — bagian rumah yang terletak di depan, biasa digunakan untuk duduk-duduk.
Strategi — cara atau rencana yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan.

Teks 2: Bermain Engklek

Pagi Ceria di Halaman Sekolah
Minggu pagi yang cerah, Nina dan sahabat-sahabatnya bermain engklek di halaman sekolah. Mereka menggambar kotak-kotak di atas tanah menggunakan kapur berwarna putih. Nina melempar gacuk ke kotak pertama, lalu melompat dengan satu kaki melewati setiap kotak tanpa menyentuh garis. "Aku rasa bermain engklek itu bagus karena membuat badan kita bergerak dan sehat," ujar Nina sambil tersenyum riang. Teman-temannya pun bergantian mencoba dengan penuh semangat dan tawa gembira.
📚 Tugas Kosakata
Carilah arti kata-kata berikut menggunakan kamus (KBBI atau kamus di kelas): engklek, kapur, gacuk, riang, semangat. Tuliskan artinya di buku tugasmu!

Penutup: Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

1. Kata "congklak" merujuk pada ....Mudah
A. permainan tradisional
B. jenis makanan
C. alat musik
D. pakaian adat
2. Dalam teks "Sore yang Menyenangkan," kata "giliran" berarti ....Mudah
A. tempat bermain
B. jenis biji
C. papan kayu
D. kesempatan bergantian
3. Kalimat "Sebaiknya kita bermain bergantian dengan tertib karena permainan akan lebih adil dan menyenangkan" termasuk kalimat ....Sedang
A. argumentatif
B. perintah
C. tanya
D. ajakan
4. Kata "strategi" pada teks tentang congklak memiliki arti ....Sedang
A. tempat duduk
B. cara/rencana mencapai tujuan
C. jumlah biji
D. alat permainan
5. Perhatikan kalimat: "Aku rasa bermain engklek itu bagus karena membuat badan kita bergerak dan sehat." Bagian yang menunjukkan alasan adalah ....Sukar
A. Aku rasa
B. bermain engklek itu bagus
C. membuat badan kita bergerak dan sehat
D. semua benar

B. Isian Singkat

6. Kata "congklak" termasuk permainan ______. Mudah
7. Berdasarkan hasil pencarianmu di kamus, tuliskan arti kata "gacuk"! Sedang
8. Tuliskan satu kalimat argumentatif tentang permainan tradisional favoritmu! Sukar

C. Esai

9. Jelaskan makna kata "strategi" berdasarkan teks yang telah kamu baca! Sedang
10. Ceritakan dengan kata-katamu sendiri, mengapa bermain permainan tradisional bermanfaat bagi anak-anak! Gunakan minimal satu kalimat argumentatif dalam jawabanmu. Sukar

🌟Kesimpulan

Hari ini kita belajar memahami makna kosakata baru melalui teks bertema permainan tradisional, seperti congklak dan engklek. Kita juga menemukan kalimat argumentatif di dalam teks yang menyatakan pendapat disertai alasan. Dengan mempelajari kosakata dan mencari maknanya melalui glosarium maupun kamus, siswa diharapkan semakin kaya kosakata dan semakin percaya diri dalam memahami bacaan.

🧑‍🏫Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa ...
Tindak LanjutMemberikan ...


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh