Electricity Lightning

Minggu, 30 Agustus 2026

MATERI IPAS SENIN, 31 AGUSTUS 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

Hari / Tanggal

Senin, 31 Agustus 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) 

Materi

MENGENAL ASAL-USUL KELUARGA

#

Pertemuan Ke

9

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu asal-usul keluarga Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

IPAS · Kelas 3

Asal-Usul Keluargaku

Mengenal Silsilah dan Panggilan Khas Keluarga 👨‍👩‍👧‍👦

📋 Identitas Pembelajaran

Capaian PembelajaranPada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi identitas diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya, termasuk mengenal silsilah keluarga, tradisi, serta keragaman budaya dalam keluarga sebagai bagian dari cerita hidupnya.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu menyebutkan nama anggota keluarga, panggilannya, posisi dalam keluarga, dan sukunya.
MateriAsal-Usul Keluargaku
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Model dan Metode PembelajaranModel: Discovery Learning (siswa menemukan sendiri informasi silsilah dan panggilan keluarga melalui cerita dan diskusi)
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, bercerita, diskusi kelompok, dan penugasan menggambar silsilah keluarga
Media dan Alat Peraga• Video pembelajaran tentang tradisi dan asal-usul keluarga
• Gambar/bagan silsilah keluarga sederhana
• Kartu panggilan keluarga dari berbagai suku Indonesia
• Proyektor/laptop untuk menayangkan video
• Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk menggambar silsilah keluarga sendiri
• Foto keluarga (jika ada) sebagai bahan cerita

🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Menonton video pembelajaran tentang tradisi dan asal-usul keluarga Joyful
Mengerjakan soal latihan fungsi pancaindra (materi sebelumnya) untuk mengingat kembali Mindful
Membaca teks cerita asal-usul keluarga dan mengamati gambar silsilah keluarga Meaningful
Berdiskusi kelompok saling bercerita tentang panggilan khusus untuk anggota keluarga masing-masing Meaningful
Bermain tebak panggilan keluarga dari berbagai suku menggunakan kartu bergambar Joyful
Berlatih menggambar silsilah keluarga sendiri pada LKPD Meaningful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Siswa mengingat kembali fungsi pancaindra dari materi sebelumnya.
  2. Siswa menonton video dan membaca cerita tentang asal-usul dan silsilah keluarga.
  3. Siswa mengamati gambar silsilah keluarga dan memahami posisi anggota keluarga.
  4. Siswa mengenal berbagai panggilan khusus anggota keluarga dari beberapa suku di Indonesia.
  5. Siswa menggambarkan silsilah keluarganya sendiri beserta panggilan dan sukunya.
  6. Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.

🔄 Review Materi Sebelumnya: Fungsi Pancaindra

Ayo kerjakan soal latihan berikut ini!

1. Sebutkan fungsi mata sebagai salah satu pancaindra!
2. Sebutkan fungsi telinga sebagai salah satu pancaindra!
3. Sebutkan fungsi hidung sebagai salah satu pancaindra!
4. Sebutkan fungsi lidah sebagai salah satu pancaindra!
5. Sebutkan fungsi kulit sebagai salah satu pancaindra!

🔑 Kunci Jawaban

1. Mata berfungsi sebagai indra penglihatan untuk melihat benda di sekitar.
2. Telinga berfungsi sebagai indra pendengaran untuk mendengar suara.
3. Hidung berfungsi sebagai indra penciuman untuk mencium bau.
4. Lidah berfungsi sebagai indra pengecap untuk merasakan rasa makanan.
5. Kulit berfungsi sebagai indra peraba untuk merasakan sentuhan, suhu, dan tekstur.

🎬 Video Pembelajaran

📺 IPAS Kelas 3 - Tradisi Keluarga dan Masyarakat Sekitar: Cerita dari Kampung Halaman

📖 Cerita Asal-Usul Keluarga

Setiap orang memiliki keluarga dengan cerita asal-usulnya masing-masing. Keluarga besar biasanya terdiri dari kakek, nenek, ayah, ibu, paman, bibi, kakak, dan adik yang saling terhubung dalam satu garis keturunan. Cerita tentang dari mana asal keluarga kita, di kampung halaman mana nenek moyang kita tinggal, dan bagaimana keluarga kita berkembang disebut sebagai silsilah keluarga.

Di Indonesia, setiap suku memiliki cara memanggil anggota keluarganya masing-masing yang berbeda-beda dan unik. Misalnya, anak-anak dari suku Batak memanggil kakeknya dengan sebutan "Opung", sedangkan anak-anak keturunan Tionghoa memanggil ayahnya dengan sebutan "Babah" dan neneknya dengan sebutan "Oma". Panggilan-panggilan ini diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari tradisi dan budaya keluarga.

Mengenal asal-usul dan panggilan khas keluarga sangat penting agar kita semakin menghargai dan mencintai keluarga serta budaya yang kita miliki. Meskipun setiap keluarga memiliki suku dan panggilan yang berbeda-beda, semua tetap merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama.

PERHATIKAN SILSILAH KELUARGA BERIKUT:

Dalam silsilah keluarga, nama panggilan dalam keluarga bisa berbeda. Yuk kita pelajari nama panggilan keluarga beberapa suku di Indonesia.

🗣️ Panggilan Keluarga dari Berbagai Suku di Indonesia

Berikut adalah contoh panggilan khas untuk anggota keluarga dari beberapa suku di Indonesia:

Suku/DaerahAyahIbuKakekNenekKakak
LampungBapakEmakDatukNyaiAbang/Uni
JawaBapakMamakMbah KakungMbah PutriMas/Mbak
SundaBapakAmbuAkiNiniAkang/Teteh
BatakBapak/AmangMamak/InangOpung DoliOpung BoruAbang/Kakak
MinangkabauAbak/AyahAmak/BundoAngkuAndungUda/Uni
TionghoaBabaMamaKong KongOma/PopoKoko/Cici
BaliBapa/AjiMeme/IbuKaki/PekakDadongBeli/Mbok

💡 Panggilan ini bisa berbeda-beda tergantung daerah asal, keluarga, dan kebiasaan setempat. Bagaimana panggilan di keluargamu?

✍️ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

Mudah
1. Cerita tentang asal-usul dan garis keturunan keluarga disebut ...
a. Denah keluarga
b. Silsilah keluarga
c. Peta keluarga
d. Album keluarga
Mudah
2. Panggilan "Opung" untuk kakek atau nenek berasal dari suku ...
a. Jawa
b. Sunda
c. Batak
d. Bali
Sedang
3. Panggilan "Datuk" untuk kakek dan "Nyai" untuk nenek digunakan pada suku daerah ...
a. Lampung
b. Bali
c. Minangkabau
d. Tionghoa
Sedang
4. Panggilan "Babah" untuk ayah dan "Oma" untuk nenek biasa digunakan pada keluarga keturunan ...
a. Batak
b. Tionghoa
c. Sunda
d. Bali
Sukar
5. Rina memanggil ayahnya dengan sebutan "Bapak" dan ibunya dengan sebutan "Emak". Rina kemungkinan besar berasal dari suku ...
a. Jawa
b. Lampung
c. Bali
d. Tionghoa

B. Isian Singkat

Mudah
6. Panggilan untuk kakak laki-laki di suku Jawa adalah ____.
Sedang
7. Sebutkan panggilan untuk ayah dan ibu pada suku Sunda!
Sukar
8. Sebutkan urutan posisi keluarga dari yang paling tua dalam sebuah silsilah keluarga sederhana (kakek/nenek, ayah/ibu, dan anak)!

C. Esai

Sedang
9. Tuliskan nama ayah, ibu, dan sukumu (jika tahu), beserta panggilan yang biasa kamu gunakan untuk memanggil mereka!
Sukar
10. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk mengenal asal-usul dan silsilah keluarga kita sendiri? Jelaskan pendapatmu!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. b   2. c   3. a   4. b   5. b

Isian Singkat:
6. Mas
7. Ayah dipanggil Bapak, ibu dipanggil Ambu
8. Kakek/nenek berada di posisi paling atas (tertua), diikuti ayah/ibu, kemudian anak (kakak, aku, dan adik) di posisi paling bawah.

Esai: (dinilai berdasarkan kesesuaian jawaban siswa dengan keluarganya sendiri pada nomor 9, dan kelogisan alasan pentingnya mengenal silsilah keluarga pada nomor 10)

🌟 Kesimpulan

Setiap keluarga memiliki asal-usul dan silsilah yang menghubungkan kakek, nenek, ayah, ibu, hingga anak-anak dalam satu garis keturunan. Setiap suku di Indonesia, termasuk Lampung, Jawa, Sunda, Batak, Minangkabau, Tionghoa, dan Bali, memiliki panggilan khas yang berbeda-beda untuk anggota keluarganya. Mengenal asal-usul dan panggilan keluarga membantu kita lebih menghargai dan mencintai keluarga serta kekayaan budaya bangsa Indonesia.

📝 Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa belum mengetahui -
Tindak LanjutMemberikan -
Siswa yang Sudah Paham 
Siswa yang Belum Paham 
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

MATERI BAHASA INDONESIA SENIN, 31 AGUSTUS 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

Hari / Tanggal

Senin, 31 Agustus 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

BAHASA INDONESIA

Materi

KOSAKATA TEKS ARGUMENTATIF

#

Pertemuan Ke

11

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu kosakata teks argumentatif Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! 🌟

Bahasa Indonesia · Kelas 3🗨️

Kosakata Teks Argumentatif

Yuk, Belajar Menyampaikan Pendapat! ✨

📋 Identitas Pembelajaran

Capaian PembelajaranPada akhir Fase B, peserta didik mampu memahami dan mengidentifikasi informasi berupa fakta dan pendapat dalam berbagai jenis teks, termasuk teks argumentatif sederhana, serta mampu menggunakan kosakata yang tepat untuk menyampaikan pendapatnya sendiri secara lisan maupun tulisan dengan alasan yang logis.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu mengidentifikasi kosakata yang digunakan dalam teks argumentatif.
MateriKosakata Teks Argumentatif
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Model dan Metode PembelajaranModel: Discovery Learning (siswa menemukan sendiri kosakata argumentatif melalui pengamatan contoh kasus sehari-hari)
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, diskusi kelompok, bermain peran menyampaikan pendapat, dan penugasan
Media dan Alat Peraga• Video pembelajaran kosakata teks argumentatif (ditentukan guru)
• Kartu kosakata/frasa pendapat (menurutku, sebaiknya, karena, dsb.)
• Contoh kasus sehari-hari bergambar
• Proyektor/laptop untuk menayangkan video
• Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
• Papan tulis dan spidol warna-warni

🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Menonton video pembelajaran tentang kosakata teks argumentatif Joyful
Mengerjakan soal latihan menelaah kalimat argumentatif atau bukan (materi sebelumnya) Mindful
Mengamati kartu kosakata/frasa yang biasa digunakan untuk menyampaikan pendapat Meaningful
Berdiskusi kelompok membahas contoh kasus sehari-hari dan menyusun pendapat menggunakan kosakata argumentatif Meaningful
Bermain peran menyampaikan pendapat tentang topik ringan di depan kelas Joyful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Siswa mengulang kembali cara menelaah kalimat argumentatif dan bukan argumentatif dari materi sebelumnya.
  2. Siswa menonton video dan mempelajari pengertian serta ciri-ciri teks argumentatif.
  3. Siswa mengenal kosakata dan frasa yang biasa digunakan untuk menyampaikan pendapat.
  4. Siswa berlatih menyusun pendapat menggunakan kosakata argumentatif pada kasus sehari-hari.
  5. Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.

🔄 Review Materi Sebelumnya: Menelaah Kalimat Argumentatif atau Bukan

Tentukan apakah kalimat berikut termasuk kalimat argumentatif atau bukan kalimat argumentatif!

1. "Kucing itu berwarna hitam dan berekor panjang."
2. "Menurutku, kita sebaiknya belajar kelompok karena bisa saling membantu."
3. "Hari ini cuaca sangat cerah dan langit berwarna biru."
4. "Aku rasa lebih baik kita menabung, sebab uangnya bisa dipakai untuk membeli buku."
5. "Rani pergi ke sekolah menggunakan sepeda setiap pagi."

🔑 Kunci Jawaban

1. Bukan kalimat argumentatif (hanya deskripsi)
2. Kalimat argumentatif (ada pendapat dan alasan)
3. Bukan kalimat argumentatif (hanya deskripsi)
4. Kalimat argumentatif (ada pendapat dan alasan)
5. Bukan kalimat argumentatif (hanya menceritakan kejadian)

🎬 Video Pembelajaran



📖 Apa Itu Teks Argumentatif?

Teks argumentatif adalah teks yang berisi pendapat seseorang tentang suatu hal, disertai dengan alasan atau bukti yang mendukung pendapat tersebut. Tujuannya adalah untuk meyakinkan pembaca agar setuju dengan pendapat yang disampaikan.

💭 Berisi pendapat/opini
📌 Disertai alasan yang kuat
🗣️ Bertujuan meyakinkan pembaca
🔗 Memakai kosakata pendapat tertentu

🔤 Kosakata/Frasa untuk Menyatakan Pendapat

Untuk menyampaikan pendapat dalam teks argumentatif, kita bisa menggunakan kosakata atau frasa berikut ini:

MenurutkuMenurut pendapatkuAku rasaAku pikirSebaiknyaSeharusnyaKarenaSebabOleh karena ituDengan demikianSetujuTidak setuju
Kosakata seperti "menurutku" dan "aku rasa" digunakan untuk membuka pendapat, sedangkan "karena" dan "sebab" digunakan untuk memberikan alasan yang mendukung pendapat tersebut.

💬 Contoh Kasus Sehari-hari dan Argumen Siswa

Kasus 1: Memilih Menu Bekal Sekolah

Ibu bertanya kepada Dito, apakah ia ingin membawa bekal nasi goreng atau roti isi untuk sekolah besok.

💭 Dito: "Menurutku, sebaiknya aku membawa nasi goreng, karena nasi goreng membuatku lebih kenyang dan bertenaga selama belajar di sekolah."
Kasus 2: Memilih Tempat Duduk di Kelas

Bu Guru menawarkan siswa untuk memilih duduk di dekat jendela atau di dekat papan tulis.

💭 Sari: "Aku rasa aku lebih memilih duduk di dekat papan tulis, sebab aku bisa melihat tulisan dengan lebih jelas dan tidak mudah terganggu oleh pemandangan di luar jendela."
Kasus 3: Memilih Kegiatan Ekstrakurikuler

Sekolah menawarkan pilihan ekstrakurikuler antara futsal dan menggambar.

💭 Bayu: "Menurut pendapatku, aku lebih memilih futsal, karena aku suka bergerak aktif dan ingin belajar bekerja sama dengan teman satu tim."
Kasus 4: Merapikan Mainan Sendiri

Ayah mengingatkan agar mainan yang sudah selesai dimainkan dirapikan kembali ke tempatnya.

💭 Citra: "Aku setuju dengan Ayah, sebab jika mainan dirapikan, kamar akan terlihat bersih dan mainan tidak mudah hilang atau rusak."
💡 Perhatikan bahwa setiap pendapat siswa di atas diawali dengan kosakata pembuka pendapat (menurutku, aku rasa, aku setuju), lalu diikuti alasan yang menggunakan kata "karena" atau "sebab". Susunan seperti inilah yang membuat sebuah kalimat menjadi kalimat argumentatif yang baik.

✍️ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

Mudah
1. Kata yang biasa digunakan untuk membuka sebuah pendapat adalah ...
a. Kemudian
b. Menurutku
c. Lalu
d. Setelah itu
Mudah
2. Kata yang digunakan untuk memberikan alasan dalam kalimat argumentatif adalah ...
a. Karena
b. Kemarin
c. Besok
d. Nanti
Sedang
3. Kalimat "Aku rasa sebaiknya kita piket bergiliran, karena semua siswa jadi ikut bertanggung jawab" menggunakan kosakata pembuka pendapat, yaitu ...
a. Bergiliran
b. Bertanggung jawab
c. Aku rasa
d. Semua siswa
Sedang
4. Frasa "oleh karena itu" biasanya digunakan untuk ...
a. Menceritakan kejadian masa lalu
b. Menyimpulkan atau menegaskan pendapat
c. Menjelaskan urutan waktu
d. Menggambarkan suatu benda
Sukar
5. Bacalah kalimat berikut: "Menurutku, sebaiknya kita membawa payung, sebab cuaca hari ini terlihat mendung." Kosakata yang menunjukkan alasan pada kalimat tersebut adalah ...
a. Menurutku
b. Sebaiknya
c. Sebab
d. Kita

B. Isian Singkat

Mudah
6. Sebutkan satu kosakata yang biasa digunakan untuk membuka sebuah pendapat!
Sedang
7. Sebutkan satu kosakata yang biasa digunakan untuk memberikan alasan dalam kalimat argumentatif!
Sukar
8. Bacalah kalimat berikut: "Aku setuju kita belajar di perpustakaan, karena suasananya tenang dan banyak buku yang bisa dibaca." Tuliskan kosakata pembuka pendapat dan kosakata alasan yang terdapat dalam kalimat tersebut!

C. Esai

Sedang
9. Buatlah sebuah kalimat argumentatif tentang pilihan minuman kesukaanmu (air putih atau jus buah), lengkap dengan kosakata pembuka pendapat dan alasannya!
Sukar
10. Jika kamu diminta memilih antara belajar sendiri di rumah atau belajar kelompok bersama teman, mana yang kamu pilih? Tuliskan pendapatmu menggunakan kosakata argumentatif yang telah kamu pelajari!

🔑 Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. b   2. a   3. c   4. b   5. c

Isian Singkat:
6. Menurutku/aku rasa/aku pikir (salah satu jawaban benar)
7. Karena/sebab (salah satu jawaban benar)
8. Kosakata pembuka pendapat: "Aku setuju". Kosakata alasan: "karena".

Esai: (dinilai berdasarkan ketepatan siswa menggunakan kosakata pembuka pendapat dan kosakata alasan yang sesuai pada nomor 9 dan 10)

🌟 Kesimpulan

Teks argumentatif menggunakan kosakata khusus untuk menyampaikan pendapat, seperti "menurutku", "aku rasa", dan "sebaiknya" sebagai pembuka pendapat, serta "karena" dan "sebab" untuk menyampaikan alasan. Dengan memahami dan menggunakan kosakata ini, siswa dapat lebih mudah menyampaikan pendapatnya sendiri secara jelas dan meyakinkan dalam kehidupan sehari-hari.

📝 Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa -
Tindak Lanjut-
Siswa yang Sudah Paham 
Siswa yang Belum Paham 


🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh