Electricity Lightning

Rabu, 02 September 2026

MATERI AJAR PENDIDIKAN PANCASILA RABU, 2 SEPTEMBER 2026

✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

Hari / Tanggal

Rabu, 2 September 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

PENDIDIKAN PANCASILA 

Materi


KEBERAGAMAN (AGAMA, LAGU, RUMAH ADAT, DAN ALAT MUSIK)

#

Pertemuan Ke

10

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Pendidikan Pancasila · Kelas 3

Keragaman Suku Budaya Indonesia

Agama, Lagu Daerah, Rumah Adat, dan Alat Musik 🎢🏠

πŸ“‹ Identitas Pembelajaran

Capaian PembelajaranPada akhir Fase B, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menceritakan keragaman suku bangsa, agama, bahasa, dan budaya (lagu daerah, rumah adat, dan alat musik tradisional) di berbagai daerah di Indonesia, serta menunjukkan sikap menghargai keberagaman sebagai perwujudan nilai persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu mengidentifikasi keragaman agama, lagu daerah, rumah adat, dan alat musik tradisional yang ada di Indonesia.
MateriKeragaman Suku Budaya (Agama, Lagu Daerah, Rumah Adat, dan Alat Musik)
Alokasi Waktu4 x 35 menit
Model dan Metode PembelajaranModel: Discovery Learning (siswa menemukan sendiri keragaman budaya melalui pengamatan video dan tabel budaya daerah)
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, pengamatan gambar budaya, diskusi kelompok, dan penugasan
Media dan Alat Peraga• Video pembelajaran keragaman budaya Indonesia
• Kartu gambar rumah adat dan alat musik tradisional
• Peta Indonesia untuk menandai asal daerah budaya
• Proyektor/laptop untuk menayangkan video
• Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
• Papan tulis dan spidol warna-warni

🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Menonton video pembelajaran tentang keragaman budaya Indonesia Joyful
Mengerjakan soal isian untuk mengingat kembali suku bangsa di Maluku, Papua, Bali, NTB/NTT, dan Sulawesi Mindful
Mengamati tabel dan gambar rumah adat, alat musik, serta mendengarkan cuplikan lagu daerah dari berbagai provinsi Meaningful
Berdiskusi kelompok menceritakan agama dan budaya daerah masing-masing siswa Meaningful
Bermain tebak budaya menggunakan kartu gambar rumah adat dan alat musik Joyful
Menyanyikan bersama salah satu lagu daerah yang dipelajari Joyful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Siswa mengingat kembali materi suku bangsa di Maluku, Papua, Bali, NTB/NTT, dan Sulawesi dari pertemuan sebelumnya.
  2. Siswa menonton video dan mengenal agama-agama yang diakui secara resmi di Indonesia.
  3. Siswa mengamati tabel keragaman lagu daerah, rumah adat, dan alat musik dari berbagai provinsi.
  4. Siswa mendiskusikan dan menceritakan budaya daerahnya masing-masing.
  5. Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.

πŸ”„ Review Materi Sebelumnya

Ayo isi titik-titik berikut berdasarkan materi suku bangsa yang telah dipelajari!

1. Suku Bali berasal dari Pulau ____.
2. Suku Toraja dan Suku Bugis berasal dari Pulau ____.
3. Suku Sasak berasal dari daerah ____.
4. Suku Asmat dan Suku Dani berasal dari Pulau ____.
5. Suku Ambon dan Suku Ternate berasal dari Kepulauan ____.

πŸ”‘ Kunci Jawaban

1. Bali   2. Sulawesi   3. NTB (Nusa Tenggara Barat)   4. Papua   5. Maluku

🎬 Video Pembelajaran

πŸ“Ί Materi Pendidikan Pancasila Kelas 3 SD Bab 3: "Berbeda Itu Indah"
Video ini membantu siswa mengenal keragaman budaya, termasuk agama, lagu daerah, rumah adat, dan alat musik di Indonesia.
▶ Tonton di YouTube

πŸ•Œ Keragaman Agama di Indonesia

Indonesia adalah negara yang mengakui secara resmi enam agama, yang masing-masing memiliki tempat ibadah dan hari besarnya sendiri. Meskipun berbeda-beda, semua warga negara memiliki hak yang sama untuk beribadah sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.

πŸ•Œ Islam

Tempat ibadah: Masjid. Kitab suci: Al-Qur'an. Hari besar: Idulfitri dan Iduladha.

⛪ Kristen Protestan

Tempat ibadah: Gereja. Kitab suci: Alkitab. Hari besar: Natal dan Paskah.

⛪ Katolik

Tempat ibadah: Gereja. Kitab suci: Alkitab. Hari besar: Natal dan Paskah.

πŸ›• Hindu

Tempat ibadah: Pura. Kitab suci: Weda. Hari besar: Nyepi dan Galungan.

πŸ›• Buddha

Tempat ibadah: Vihara. Kitab suci: Tripitaka. Hari besar: Waisak.

☯️ Konghucu

Tempat ibadah: Klenteng. Kitab suci: Sishu Wujing. Hari besar: Imlek.

πŸ’‘ Contoh sehari-hari: teman-teman kita mungkin merayakan hari besar keagamaan yang berbeda-beda, namun kita tetap bisa saling mengucapkan selamat dan menghormati satu sama lain.

🎡 Keragaman Lagu Daerah, Rumah Adat, dan Alat Musik

Setiap provinsi di Indonesia memiliki lagu daerah, rumah adat, dan alat musik tradisional yang berbeda-beda. Berikut beberapa contoh dari provinsi yang mungkin sudah familiar bagi kita:

ProvinsiLagu DaerahRumah AdatAlat Musik
LampungCangget AgungNuwo SesatBende
DKI JakartaKicir-KicirRumah KebayaTanjidor
Jawa BaratManuk DadaliRumah KasepuhanAngklung
Jawa TengahGundul-Gundul PaculJogloGamelan
Sumatra BaratAyam Den LapehRumah GadangSaluang
BaliMeyong-MeyongGapura Candi BentarCeng-Ceng
Sulawesi SelatanAnging MamiriTongkonanKecapi
PapuaYamko Rambe YamkoHonaiTifa

πŸ’‘ Contoh sehari-hari: alat musik angklung dari Jawa Barat sering dimainkan saat pentas seni sekolah, dan rumah adat Nuwo Sesat dari Lampung bisa kita lihat dalam bentuk miniaturnya di museum daerah.

✍️ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

Mudah
1. Tempat ibadah umat Hindu disebut ...
a. Masjid
b. Gereja
c. Pura
d. Vihara
Mudah
2. Rumah adat Nuwo Sesat berasal dari provinsi ...
a. Jawa Barat
b. Lampung
c. Bali
d. Papua
Sedang
3. Alat musik Angklung berasal dari provinsi ...
a. Jawa Tengah
b. Sumatra Barat
c. Jawa Barat
d. Sulawesi Selatan
Sedang
4. Hari raya Waisak dirayakan oleh umat ...
a. Hindu
b. Buddha
c. Konghucu
d. Kristen
Sukar
5. Rumah adat Honai dan alat musik Tifa berasal dari provinsi ...
a. Papua
b. Bali
c. Sulawesi Selatan
d. Sumatra Barat

B. Isian Singkat

Mudah
6. Kitab suci umat Islam adalah ____.
Sedang
7. Sebutkan alat musik tradisional yang berasal dari provinsi Lampung!
Sukar
8. Sebutkan rumah adat dan alat musik yang berasal dari Jawa Tengah!

C. Esai

Sedang
9. Sebutkan tiga agama yang diakui secara resmi di Indonesia beserta tempat ibadahnya masing-masing!
Sukar
10. Mengapa kita harus saling menghormati keragaman agama dan budaya yang ada di Indonesia? Jelaskan menurut pendapatmu!

πŸ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. c   2. b   3. c   4. b   5. a

Isian Singkat:
6. Al-Qur'an
7. Bende
8. Rumah adat Joglo dan alat musik Gamelan

Esai: (dinilai berdasarkan ketepatan siswa menyebutkan tiga agama beserta tempat ibadahnya pada nomor 9, dan kelogisan alasan pentingnya menghormati keragaman pada nomor 10)

🌟 Kesimpulan

Indonesia memiliki keragaman agama, lagu daerah, rumah adat, dan alat musik tradisional yang tersebar di berbagai provinsi. Terdapat enam agama yang diakui secara resmi di Indonesia, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap provinsi juga memiliki ciri khas budaya masing-masing, seperti Lampung dengan rumah adat Nuwo Sesat dan alat musik Bende. Keragaman ini adalah kekayaan bangsa yang harus kita syukuri dan hormati bersama sebagai wujud persatuan Indonesia.

πŸ“ Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa masih kesulitan mengingat dan membedakan rumah adat, alat musik, serta lagu daerah dari berbagai provinsi karena jumlahnya banyak dan sebagian belum pernah mereka lihat atau dengar langsung.
Tindak LanjutMengadakan permainan kartu jodoh (mencocokkan lagu, rumah adat, dan alat musik dengan provinsi asalnya) secara berkelompok, serta memutar cuplikan audio lagu daerah dan gambar rumah adat secara berulang di pertemuan berikutnya.
Siswa yang Sudah Paham 
Siswa yang Belum Paham 


πŸŽ‰ Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
πŸ“ Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
πŸ’« Pesan Semangat
πŸ’ͺ
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
πŸ“š
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! πŸ‘‹
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 01 September 2026

MATERI AJAR MTK RABU 2 SEPTEMBER 2026

 ✨ AYO BELAJAR HARI INI ✨

Pembelajaran Harian
Kelas 3 Khalid bin Walid

Kurikulum Merdeka · SD Al Azhar 1 Bandar Lampung

IDENTITAS

Nama Guru

Yogi Era Reforma, S.Pd.

Hari / Tanggal

Rabu, 2 September 2026 

Fase / Kelas

Fase B / Kelas III

Mata Pelajaran

MATEMATIKA 

Materi


PEMBAGIAN BILANGAN CACAH SAMPAI 100

#

Pertemuan Ke

12

Apersepsi

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.

Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti.

Matematika · Kelas 3÷

Ayo Berlatih Pembagian!

Bilangan Cacah sampai 100 dengan Porogapit ➗

πŸ“‹ Identitas Pembelajaran

Capaian PembelajaranPada akhir Fase B, peserta didik mampu menyelesaikan operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 menggunakan berbagai strategi, termasuk pembagian bersusun (porogapit) tanpa sisa, sebagai kebalikan dari operasi perkalian, untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
Tujuan PembelajaranSiswa mampu menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit tanpa sisa.
MateriPembagian Bilangan Cacah sampai 100
Alokasi Waktu3 x 35 menit
Model dan Metode PembelajaranModel: Problem Based Learning (siswa menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan operasi pembagian)
Metode: Ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi teknik porogapit, latihan soal berjenjang, dan permainan berhitung
Media dan Alat Peraga• Video pembelajaran pembagian bilangan cacah dengan porogapit
• Kartu perkalian sebagai bantuan (tabel perkalian 1-10)
• Kelereng, kancing, atau stik es krim untuk peraga pembagian merata
• Proyektor/laptop untuk menayangkan video
• Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
• Papan tulis dan spidol warna-warni

🌈 Rincian Kegiatan Mencapai Tujuan Pembelajaran

Menonton video pembelajaran tentang pembagian dengan teknik porogapit Joyful
Mengerjakan 5 soal latihan perkalian (materi sebelumnya) untuk mengingat teknik memecah bilangan puluhan Mindful
Mengamati demonstrasi guru membagi kelereng secara merata untuk memahami konsep pembagian Meaningful
Berlatih menyelesaikan soal cerita pembagian yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Meaningful
Bermain kuis cepat tepat pembagian menggunakan kartu perkalian berkelompok Joyful
Mengerjakan kuis pilihan ganda, isian, dan esai secara mandiri Mindful

🧭 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

  1. Siswa mengulang kembali konsep perkalian bilangan puluhan dengan satuan.
  2. Siswa menonton video dan mengamati contoh pembagian bilangan cacah sampai 100.
  3. Siswa memahami konsep pembagian sebagai kebalikan dari perkalian melalui alat peraga.
  4. Siswa berlatih menyelesaikan pembagian dengan teknik porogapit tanpa sisa.
  5. Siswa mengerjakan asesmen formatif untuk mengukur pemahaman.

πŸ”„ Review Materi Sebelumnya: Perkalian Bilangan Cacah (Puluhan dengan Satuan)

Ayo kerjakan soal latihan berikut ini!

1. 15 × 4 = ...
2. 12 × 5 = ...
3. 18 × 3 = ...
4. 27 × 3 = ...
5. 23 × 4 = ...

πŸ”‘ Kunci Jawaban

1. 60   2. 60   3. 54   4. 81   5. 92

🎬 Video Pembelajaran

πŸ“Ί SD Kelas 3: Cara Pembagian Bilangan Cacah Sampai 100

Video ini menjelaskan cara menyelesaikan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan teknik porogapit secara sederhana.

Atau tonton pada tautan berikut ya:
▶ Tonton di YouTube

πŸ“– Pembagian Bilangan Cacah sampai 100

1. Pembagian sebagai Kebalikan dari Perkalian

Pembagian adalah cara membagi suatu jumlah menjadi beberapa bagian yang sama besar. Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian.

Contoh cerita: Ibu memiliki 24 butir telur yang akan dimasukkan ke dalam 4 kotak sama banyak. Berapa butir telur di setiap kotak?
24 ÷ 4 = 6
Cara berpikir: karena 6 × 4 = 24, maka 24 ÷ 4 = 6.

2. Teknik Porogapit (Pembagian Bersusun)

Porogapit adalah cara membagi bilangan dengan menuliskannya secara bersusun agar lebih mudah dihitung langkah demi langkah.

Contoh cerita: Bu Guru membagikan 84 buah pensil kepada siswa secara merata ke dalam 4 kelompok. Berapa pensil yang diterima setiap kelompok?
21 ____ 4 | 84 8 --- 04 4 --- 0
Cara berpikir: 8 puluhan dibagi 4 = 2 (tulis di atas), sisa 0. Turunkan angka 4 satuan, 4 dibagi 4 = 1 (tulis di atas). Hasilnya 21 pensil untuk setiap kelompok.

3. Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Pembagian sering digunakan saat membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.

Contoh: Ayah membeli 96 buah jeruk untuk dibagikan kepada 8 tetangga secara merata. Berapa jeruk yang diterima setiap tetangga? (96 ÷ 8 = 12 jeruk)

✍️ Asesmen Formatif

A. Pilihan Ganda

Mudah
1. 36 ÷ 6 = ...
a. 5
b. 6
c. 7
d. 8
Mudah
2. 45 ÷ 5 = ...
a. 8
b. 9
c. 10
d. 7
Sedang
3. 72 ÷ 4 = ...
a. 16
b. 17
c. 18
d. 19
Sedang
4. Sebuah kantong berisi 65 permen akan dibagikan sama rata kepada 5 anak. Setiap anak mendapat ... permen.
a. 12
b. 13
c. 14
d. 15
Sukar
5. Bu Sari membeli 96 buah apel untuk dibagikan sama rata kepada 6 tetangganya. Jumlah apel yang diterima setiap tetangga adalah ...
a. 14
b. 15
c. 16
d. 17

B. Isian Singkat

Mudah
6. 28 ÷ 4 = ____
Sedang
7. 63 ÷ 3 = ____
Sukar
8. Sebuah kandang berisi 84 ekor ayam yang akan dibagi rata ke dalam 4 kandang kecil. Berapa ekor ayam di setiap kandang kecil? ____

C. Esai

Sedang
9. Hitunglah 96 ÷ 8 dengan menggunakan teknik porogapit, tunjukkan langkah-langkahnya!
Sukar
10. Buatlah sebuah soal cerita pembagian bilangan cacah sampai 100 yang berkaitan dengan kegiatan di rumahmu, lalu selesaikan soal tersebut!

πŸ”‘ Kunci Jawaban

Pilihan Ganda:
1. b   2. b   3. c   4. b   5. c

Isian Singkat:
6. 7
7. 21
8. 21 ekor ayam

Esai:
9. 96 ÷ 8 = 12 (9 puluhan dibagi 8 = 1 sisa 1, turunkan angka 6 menjadi 16, 16 dibagi 8 = 2, hasil akhir 12)
10. (dinilai berdasarkan kesesuaian soal cerita dengan kegiatan sehari-hari serta ketepatan hasil perhitungan siswa)

🌟 Kesimpulan

Pembagian bilangan cacah sampai 100 dapat dipahami sebagai kebalikan dari perkalian, dan dapat diselesaikan dengan teknik porogapit secara bersusun langkah demi langkah. Keterampilan ini sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi makanan, uang, atau barang secara merata kepada beberapa orang.

πŸ“ Refleksi Pembelajaran Guru

Kendala PembelajaranSebagian siswa kurang teliti dalam menghitung pembagian yang dilakukan
Tindak LanjutDiminta mengulang sampai hasilnya benar dan dibimbing untuk menemukan kesalahannya
Siswa yang Sudah Paham 
Siswa yang Belum Paham 


πŸŽ‰ Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.

Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
πŸ“ Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
πŸ’« Pesan Semangat
πŸ’ͺ
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
πŸ“š
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! πŸ‘‹
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh