Nama Guru
Yogi Era Reforma, S.Pd.
MATA PELAJARAN
SENI RUPA
HARI / TANGGAL
JUMAT, 30 OKTOBER 2026
FASE/ KELAS
FASE B/ III
Materi
CERITA BERGAMBAR
Pertemuan Ke
21 DAN 22
Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia, dan semangat selalu. Sudahkah anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak, karena shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim.
Allah sudah sangat baik kepada kita dengan segala kebesaran-Nya. Allah Maha Khaliq, Dzat yang menciptakan kita dan segala sesuatu di alam semesta. Allah Maha Malik, Dzat yang memelihara dan menjaga kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah Maha Razzaq, Dzat yang memberi rezeki kepada seluruh makhluk-Nya tanpa henti. Nah, dari tiga kebesaran Allah ini, ternyata ada kaitannya dengan pelajaran kita hari ini, yaitu cerita bergambar Yuk, kita simak bersama-sama penjelasannya! ๐
Gambar Bercerita dari Potongan Gambar
Seni Rupa • Kelas 3 SD • Fase B • Kurikulum Merdeka
๐ Identitas Mata Pelajaran
Capaian Pembelajaran (CP) 2026
Fase B – Elemen Berkarya: Pada akhir Fase B, peserta didik dapat membuat karya seni rupa dua dimensi dengan berbagai bahan dan teknik, termasuk menempel potongan gambar (kolase), serta mengungkapkan ide dan cerita melalui karyanya.
Tujuan Pembelajaran
Siswa mampu membuat gambar bercerita secara sederhana menggunakan potongan gambar.
Pelaksanaan tujuan dalam kegiatan belajar:
| No | Kegiatan Belajar | Kategori |
|---|---|---|
| 1 | Berdoa, menarik napas dalam, lalu mengerjakan 5 soal review jenis gambar bercerita dengan tenang | Mindful |
| 2 | Menonton video cerita rakyat sebagai ide cerita | Joyful |
| 3 | Mengamati contoh gambar bercerita “Kancil dan Siput”, lalu merencanakan cerita dari cerita rakyat atau pengalaman sendiri | Meaningful |
| 4 | Menggunting dan menempel potongan gambar dengan tenang, menulis cerita singkat, lalu bercerita di depan kelas | Joyful Mindful |
Alur Tujuan Pembelajaran
- Siswa mengingat kembali jenis-jenis gambar bercerita dengan fokus dan tenang.
- Siswa memahami urutan peristiwa cerita rakyat melalui video.
- Siswa memilih cerita dan merencanakan potongan gambar yang sesuai dengan urutan cerita.
- Siswa menempel potongan gambar menjadi gambar bercerita, menulis cerita singkatnya, dan menceritakannya.
Model dan Metode Pembelajaran
Model: Project Based Learning (pembelajaran berbasis proyek).
Metode: demonstrasi, tanya jawab, penugasan praktik, dan unjuk karya.
๐ Pembukaan: Review Jenis Gambar Bercerita
Ayo ingat kembali jenis-jenis gambar bercerita! Jawablah pertanyaan berikut.
1) tunggal 2) berseri (komik) 3) kolase
4) Contoh: komik anak, ilustrasi cerita dongeng, atau buku bergambar.
5) Agar ceritanya runtut dan mudah dipahami.
๐ฌ Inti: Video dan Penjelasan
▶ Tonton Video: Cerita Rakyat IndonesiaGuru dapat mengganti tautan di atas dengan video pilihan Bapak/Ibu.
Contoh cerita singkat dengan gambar: Kancil dan Siput Berlomba
Gambar bercerita berseri ini dapat dibuat dari potongan gambar yang ditempel berurutan. Setiap gambar diberi kalimat cerita.
Kancil yang sombong menantang Siput berlomba lari.
Siput meminta teman-temannya bersembunyi di sepanjang jalan.
Kancil berlari kencang, tetapi selalu ada Siput di depannya.
Kancil kelelahan, Siput sampai lebih dulu. Kancil minta maaf.
Cara membuat gambar bercerita dari potongan gambar
- Pilih cerita dan tentukan 3–4 peristiwa pentingnya.
- Kumpulkan potongan gambar dari koran, majalah, atau kertas warna bekas, lalu gunting dengan hati-hati.
- Tata dulu potongan di kertas sesuai urutan cerita, jangan langsung ditempel.
- Tempel dengan lem secukupnya, lalu tambahkan hiasan dengan krayon atau spidol.
- Tulis kalimat cerita singkat di bawah tiap gambar, lalu ceritakan di depan kelas.
๐ Penutup: Asesmen Formatif
Mudah Sedang Sukar
A. Pilihan Ganda
B. Isian
C. Esai
Pilihan Ganda: 1) B 2) D 3) A 4) C 5) B 6) A 7) D 8) C 9) A 10) B
Isian: 1) tunggal 2) Siput 3) majalah / kertas kado / kertas warna bekas 4) awal (pembukaan) 5) sombong (meremehkan orang lain)
Esai:
1) Gambar tunggal menceritakan satu peristiwa dalam satu gambar. Gambar berseri terdiri dari beberapa gambar berurutan yang membentuk cerita.
2) Contoh: gunting, lem, kertas karton/kertas gambar, potongan gambar dari koran atau majalah, krayon.
3) Memilih cerita → mengumpulkan dan menggunting potongan gambar → menata sesuai urutan cerita → menempel dengan lem → menulis kalimat cerita → menceritakan karya.
4) Jawaban bervariasi. Contoh: Cerita “Kancil dan Buaya”. Tokoh: Kancil dan buaya. Gambar 1: Kancil ingin menyeberang sungai. Gambar 2: Kancil menyuruh buaya berbaris. Gambar 3: Kancil melompati punggung buaya sampai ke seberang.
5) Agar peristiwa tidak tertukar sehingga ceritanya runtut, dan kalimat cerita membantu pembaca memahami pesan dari gambar.
✅ Kesimpulan
Gambar bercerita dapat berupa gambar tunggal atau gambar berseri. Kita bisa membuatnya dari potongan gambar (kolase): pilih cerita, gunting, tata, tempel, lalu tulis kalimat ceritanya. Susunlah gambar berurutan agar ceritanya jelas. Ayo berkarya dan ceritakan hasil karyamu dengan percaya diri! ๐จ๐
๐ Kesimpulan Pengajaran
| Kendala Pembelajaran | Tindak Lanjut |
|---|---|
| Sebagian siswa tidak membawa bahan potongan gambar, dan kegiatan menggunting serta menata memakan waktu lama sehingga karya belum selesai. | Guru menyiapkan stok potongan gambar cadangan, siswa berbagi bahan dalam kelompok kecil, dan potongan disiapkan lebih dahulu. Kegiatan menempel dapat dilanjutkan pada pertemuan berikutnya. |
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
๐ช Terus semangat belajar! | ๐ Pantang menyerah meraih cita-cita! | ๐ Jangan lupa review materi hari ini! |
dengan materi yang lebih seru dan menarik!