Electricity Lightning

Jumat, 17 April 2026

 

📅 Jumat, 17 April 2026
⭐ Pembelajaran Kelas 3
Selamat Belajar, Anak Hebat! 🎒
Guru PengampuYogi Era Reforma, S.Pd.
SENI RUPA — TEKNIK CETAK
📚
Muatan Pembelajaran
Materi yang dipelajari hari ini
1. Seni rupa
Teknik cetak
Tujuan Pembelajaran (TP)
Yang ingin dicapai pada pertemuan ini
1. Seni rupa
Melalui contoh gambar/video peserta didik dapat: (a) mengidentifikasi teknik cetak dalam seni rupa; (b) menelaah jenis teknik cetak dalam seni rupa; (c) mempraktikkan teknik cetak secara sederhana.
🧩
Strategi Pembelajaran
Metode & alat peraga yang digunakan
⚗️ Metode Pembelajaran
SaintifikDiscovery LearningTanya JawabPenugasanObservasiStudi PustakaContextual Learning
🛠️ Alat Peraga
PPT / ModulMedia GambarLingkungan Sekitar
👋
Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! 🌟
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
🕌  Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaahterlebih dahulu sebelum belajar!
💭  Masih ingatkah kamu tentang materi sebelumnya? Yaps betul pada pertemuan terakhir materi Seni Rupa kita belajar tentang batik sebagai contoh dari karya seni yang dihasilkan dari teknik cetak. Hari ini kita akan mendalami  materi tersebut ya.


🎨 Seni Rupa · Kelas 3 SD

🖨️ Teknik Cetak
dalam Seni Rupa

Seni Rupa · Kurikulum Merdeka · Kelas 3

👨‍🏫 Yogi Era Reforma, S.Pd.📅 2024/2025🏫 Kelas 3
🎨

Pernahkah kamu membuat cap dari pelepah pisang atau daun, lalu menekannya ke atas kertas? Nah, itulah salah satu contoh teknik cetak dalam seni rupa!

Teknik cetak adalah cara membuat gambar atau pola dengan memindahkan tinta atau cat dari sebuah benda (klise/stempel) ke atas permukaan lain seperti kertas atau kain. Hasilnya bisa digandakan berkali-kali dengan pola yang sama. Mari kita pelajari macam-macam tekniknya! 🌟

📖 Mengenal Teknik Cetak
🖨️🖼️✋🍂🌿

Teknik cetak menghasilkan karya seni yang bisa diperbanyak dengan pola yang sama — disebut juga seni grafis!

Teknik cetak (atau seni grafis cetak) adalah salah satu teknik dalam seni rupa yang menggunakan alat pencetak (klise) untuk memindahkan gambar atau motif ke atas bidang lain seperti kertas, kain, atau kayu.

Teknik cetak sudah digunakan manusia sejak zaman dahulu. Orang-orang zaman dulu menggunakan batu, kayu, atau tanaman untuk membuat stempel. Sekarang, teknik cetak berkembang menjadi berbagai macam jenis yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pembuatan batik, poster, buku, hingga kaos bergambar.

Dalam pembelajaran Seni Rupa Kelas 3, kita akan mengenal 5 teknik cetak yang umum dan bisa dipraktikkan!

🎭 Macam-Macam Teknik Cetak
🔼

1. Cetak Tinggi (Relief Print)

Teknik cetak dengan bagian yang menonjol

Cetak tinggi adalah teknik mencetak menggunakan klise (alat cetak) yang bagian gambarnya lebih tinggi (menonjol) dari permukaan sekitarnya. Bagian yang menonjol itulah yang diberi tinta, lalu ditekan ke kertas sehingga menghasilkan gambar.

🔧 Cara KerjaBagian gambar diukir lebih tinggi (timbul). Tinta dioleskan pada bagian yang menonjol itu, lalu ditekan ke kertas. Bagian yang cekung tidak kena tinta sehingga tetap berwarna kertas.
🛠️ Alat & BahanPelepah pisang, kentang yang diukir, kayu yang dipahat, gabus/styrofoam, cat/tinta, kertas.
💡 ContohStempel kantor, cap pelepah pisang, cap kentang bermotif bintang, cetakan kayu (woodcut).
⭐ KeunikanTeknik paling mudah untuk pemula! Bisa dilakukan dengan bahan-bahan sederhana di rumah seperti kentang, pelepah pisang, atau gabus.

📋 Langkah-langkah membuat cap kentang:

  • 1Potong kentang menjadi dua bagian rata.
  • 2Ukir/potong bagian permukaan menjadi bentuk yang diinginkan (bintang, hati, dsb).
  • 3Oleskan cat warna pada bagian yang menonjol.
  • 4Tekan kentang di atas kertas. Angkat dengan hati-hati.
  • 5Ulangi untuk menghasilkan pola yang lebih banyak. Karya selesai! 🎉
🔽

2. Cetak Dalam (Intaglio)

Teknik cetak dengan bagian yang cekung/dalam

Cetak dalam adalah kebalikan dari cetak tinggi. Pada teknik ini, gambar dibuat dengan cara menggoreskan atau mengukir bagian yang cekung pada klise. Tinta dimasukkan ke bagian cekung itu, kemudian ditekan ke kertas.

🔧 Cara KerjaBagian gambar diukir lebih dalam (cekung). Tinta dioleskan ke seluruh permukaan, lalu tinta di bagian yang rata dihapus. Hanya tinta di bagian cekung yang tersisa dan tercetak ke kertas.
🛠️ Alat & BahanLogam (tembaga/seng), batu, atau styrofoam yang digores, tinta cetak, kertas tebal, mesin pres (untuk profesional).
💡 ContohCetak etsa (etching), cetak engraving, cetakan uang kertas (menggunakan teknik intaglio agar sulit dipalsukan!).
⭐ KeunikanTeknik ini menghasilkan detail gambar yang sangat halus dan tajam. Uang kertas Rupiah menggunakan teknik cetak dalam agar tidak mudah dipalsukan!
🟰

3. Cetak Datar (Planografi)

Teknik cetak pada permukaan yang rata

Cetak datar adalah teknik cetak yang menggunakan klise dengan permukaan yang sama rata — tidak ada bagian yang tinggi atau cekung. Prinsipnya memanfaatkan sifat air dan minyak yang tidak bisa bercampur.

🔧 Cara KerjaGambar dibuat dengan bahan berminyak di permukaan rata (batu litografi atau pelat). Saat tinta berbasis air dioleskan, hanya bagian yang tidak berminyak yang menyerap tinta. Bagian gambar (berminyak) menolak air tetapi menarik tinta minyak.
🛠️ Alat & BahanBatu litografi, pelat aluminium, krayon berminyak, tinta cetak, mesin offset.
💡 ContohCetak litografi (lithography), cetak offset yang digunakan untuk mencetak buku, majalah, dan koran.
⭐ KeunikanHampir semua buku, koran, dan majalah yang kamu baca dicetak menggunakan teknik cetak datar (offset)! Teknik ini paling sering digunakan dalam industri percetakan modern.
🕸️

4. Cetak Saring (Sablon / Silkscreen)

Teknik cetak menggunakan kain berpori sebagai penyaring

Cetak saring atau yang sering disebut sablon adalah teknik cetak yang menggunakan kain berpori halus (screen) sebagai perantara. Tinta "disaring" melalui kain tersebut dan hanya menempel pada bagian yang tidak tertutup.

🔧 Cara KerjaKain screen diberi lapisan khusus yang menutupi bagian yang tidak ingin dicetak. Tinta lalu ditekan melewati kain menggunakan alat seperti rakel (semacam penggaris karet), dan tinta hanya melewati bagian yang terbuka.
🛠️ Alat & BahanBingkai screen (kain sutra/polyester halus), rakel, tinta sablon, obat afdruk, lampu UV, kaos atau kertas.
💡 ContohKaos bergambar, tas kanvas bermotif, spanduk, stiker, dan berbagai produk promosi.
⭐ KeunikanSablon bisa diterapkan di hampir semua permukaan: kain, kertas, plastik, kayu, bahkan kaca! Kaos seragam sekolah dan kaos olahraga yang kamu pakai kemungkinan besar dibuat dengan teknik sablon.
🍃

5. Cetak Alam (Nature Print)

Teknik cetak menggunakan bahan-bahan dari alam

Cetak alam adalah teknik cetak yang paling dekat dengan keseharian kita. Bahan cetaknya diambil langsung dari alam, seperti daun, bunga, ranting, atau tekstur kulit kayu. Teknik ini sangat cocok dipraktikkan oleh siswa kelas 3!

🔧 Cara KerjaBenda alam (daun, bunga, pelepah pisang) diberi cat atau tinta pada salah satu permukaannya, lalu ditempelkan ke atas kertas dan ditekan rata. Setelah diangkat, pola atau bentuk benda alam tersebut tercetak di kertas.
🛠️ Alat & BahanDaun, bunga, pelepah pisang, kulit jeruk, cat air atau cat poster, kuas, kertas gambar.
💡 ContohCetakan daun monstera, pola bunga, cap pelepah pisang, cetakan tekstur kulit kayu, cap telapak tangan.
⭐ KeunikanSetiap cetakan bersifat unik dan tidak pernah persis sama karena menggunakan benda alam asli. Ini yang membuat cetak alam sangat istimewa — setiap karya adalah satu-satunya di dunia!

📋 Langkah-langkah cetak daun:

  • 1Pilih daun yang permukaannya bertekstur jelas (urat daun terlihat).
  • 2Oleskan cat warna secara merata pada bagian bawah daun (bagian yang ada uratnya).
  • 3Letakkan daun di atas kertas dengan sisi yang berwarna menghadap ke bawah.
  • 4Tekan rata seluruh permukaan daun dengan jari secara perlahan.
  • 5Angkat daun dengan hati-hati. Gambar daun tercetak di kertas! 🍃

📊 Tabel Perbandingan 5 Teknik Cetak

TeknikCiri KliseContoh BahanContoh Karya
🔼 Cetak TinggiBagian gambar menonjolKentang, kayu, gabusStempel, cap pelepah
🔽 Cetak DalamBagian gambar cekungLogam, styrofoam digoresUang kertas, etsa
🟰 Cetak DatarPermukaan rataBatu litografi, pelatBuku, koran, majalah
🕸️ Cetak SaringKain berpori halusScreen, rakel, tintaKaos sablon, spanduk
🍃 Cetak AlamBenda alam langsungDaun, bunga, pelepahCetakan daun, cap tangan

✏️ Soal Esai

Jawablah pertanyaan berikut dengan kalimatmu sendiri! Tidak perlu panjang — yang penting tepat dan jelas 😊

1Apa yang dimaksud dengan teknik cetak dalam seni rupa? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!
 
💡 Pikirkan tentang cara memindahkan gambar dari satu benda ke benda lain menggunakan cat/tinta
2Jelaskan perbedaan antara cetak tinggi dan cetak dalam! Mengapa keduanya bisa menghasilkan gambar yang berbeda?
 
💡 Perhatikan perbedaan bagian yang diberi tinta — menonjol atau cekung?
3Mengapa kaos bergambar yang sering kamu pakai dibuat menggunakan teknik cetak saring (sablon)? Sebutkan keunggulannya!
 
💡 Pikirkan kelebihan sablon: bisa di kain, tahan lama, bisa diperbanyak
4Dari 5 teknik cetak yang telah kamu pelajari, teknik mana yang paling mudah kamu praktikkan di rumah? Jelaskan alasanmu dan sebutkan bahan-bahan yang kamu butuhkan!
 
💡 Pertimbangkan bahan yang mudah ditemukan di rumah — tidak perlu alat khusus
5Mengapa hasil karya cetak alam dikatakan selalu unik dan tidak pernah sama persis, meskipun menggunakan daun yang sama? Jelaskan!
 
💡 Pikirkan: apakah tekanan tangan, jumlah cat, dan posisi daun selalu bisa persis sama?
🔑 Kunci Jawaban Soal Esai

📌 Jawaban di bawah ini adalah pedoman. Siswa boleh menggunakan kalimat berbeda selama maknanya sama dan tepat.

1Apa yang dimaksud dengan teknik cetak dalam seni rupa?
Teknik cetak adalah cara membuat karya seni dengan memindahkan tinta atau cat dari sebuah alat cetak (klise/stempel) ke permukaan lain seperti kertas atau kain. Teknik ini memungkinkan gambar atau pola yang sama dihasilkan berkali-kali (digandakan). Contoh sederhana: stempel kantor, cap pelepah pisang, dan sablon kaos.
2Jelaskan perbedaan antara cetak tinggi dan cetak dalam!
Cetak tinggi: bagian gambar pada klise menonjol/lebih tinggi. Tinta dioleskan pada bagian yang menonjol itu, kemudian ditekan ke kertas.

Cetak dalam: bagian gambar pada klise cekung/lebih dalam. Tinta dimasukkan ke bagian yang cekung, permukaan rata dihapus, lalu ditekan ke kertas.

Keduanya berbeda karena letak bagian yang menyimpan tinta berbeda: tinggi = tinta di bagian menonjol; dalam = tinta di bagian cekung.
3Mengapa kaos bergambar menggunakan teknik cetak saring (sablon)?
Kaos bergambar dibuat dengan teknik sablon karena:
① Sablon bisa diterapkan di atas kain dengan hasil yang rapi dan kuat.
② Gambar yang dihasilkan tahan lama meskipun dicuci berkali-kali.
③ Pola yang sama bisa diperbanyak dengan cepat (produksi massal).
④ Bisa menggunakan banyak warna sekaligus dalam satu gambar.
4Teknik mana yang paling mudah dipraktikkan di rumah? Sebutkan bahannya!
Teknik yang paling mudah dipraktikkan di rumah adalah cetak tinggi atau cetak alam.

Cetak Tinggi (cap kentang): Kentang, pisau, cat warna, kertas gambar.
Cetak Alam (cap daun): Daun, cat air/cat poster, kuas, kertas gambar.

Kedua teknik ini tidak membutuhkan alat khusus dan bahannya mudah ditemukan di dapur atau halaman rumah. (Jawaban siswa bisa bervariasi — nilai berdasarkan alasan yang logis dan penyebutan bahan yang tepat.)
5Mengapa hasil cetak alam selalu unik dan tidak pernah sama persis?
Hasil cetak alam selalu unik karena beberapa alasan:
① Tekanan tangan setiap kali mencetak tidak pernah benar-benar sama.
② Jumlah dan ketebalan cat yang menempel pada daun berbeda setiap kali.
③ Posisi daun saat ditempel bisa bergeser sedikit.
④ Benda alam seperti daun memiliki tekstur alami yang kompleks sehingga sangat sulit direplikasi persis sama.

Inilah yang membuat karya cetak alam bersifat autentik — setiap cetakan adalah satu-satunya di dunia!

📝 Kesimpulan

  • Teknik cetak adalah cara membuat karya seni dengan memindahkan tinta dari alat cetak (klise) ke permukaan lain — hasilnya bisa digandakan berkali-kali.
  • Cetak Tinggi menggunakan bagian klise yang menonjol sebagai pencetak — contohnya stempel dan cap kentang. Paling mudah untuk pemula!
  • Cetak Dalam (Intaglio) menggunakan bagian yang cekung/tergores — menghasilkan gambar sangat detail. Uang kertas Rupiah menggunakan teknik ini!
  • Cetak Datar (Offset) memanfaatkan sifat air dan minyak yang tidak bercampur — hampir semua buku, majalah, dan koran dicetak dengan teknik ini.
  • Cetak Saring (Sablon) menggunakan kain berpori halus dan rakel — digunakan untuk membuat kaos bergambar, spanduk, dan produk promosi.
  • Cetak Alam menggunakan benda-benda langsung dari alam — setiap hasilnya unik dan tidak pernah sama. Cocok dipraktikkan oleh siswa kelas 3!
  • Teknik cetak bukan hanya kegiatan seni, tetapi juga bagian penting dari kehidupan sehari-hari: dari uang, buku, pakaian, hingga produk-produk di sekitar kita. 🌟
✅ SESI SELESAI
🎉 Pembelajaran Hari Ini Selesai!
Alhamdulillah, kita telah menyelesaikan pembelajaran dengan baik hari ini.
Terima kasih kepada semua anak saleh dan salehah yang telah mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan antusias! ✨
😊 Bagaimana perasaanmu hari ini?
Klik salah satu emoji di bawah ini!
📝 Refleksi Belajarmu
Bagaimana pendapatmu tentang materi hari ini?
 
💫 Pesan Semangat
💪
Terus semangat belajar!
🌟
Pantang menyerah meraih cita-cita!
📚
Jangan lupa review materi hari ini!
Sampai jumpa di pembelajaran selanjutnya
dengan materi yang lebih seru dan menarik!
⭐ ✨ 🌟 ✨ ⭐
See You! 👋
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar